AKRA berikan pinjaman ke anak usaha USD3,57 juta
Selasa, 06 November 2012 - 11:26 WIB
AKRA berikan pinjaman ke anak usaha USD3,57 juta
A
A
A
Sindonews.com - PT AKR corporindo Tbk (AKRA) memberikan fasilitas pinjaman senilai USD3,57 juta kepada salah satu anak perusahaannya, PT Jakarta Tank Terminal.
Presiden Direktur AKR Corporindo Haryanto Adikoesoemo mengatakan, perjanjian pinjaman pemegang saham (shareholder loan agreement) dalam pemberian fasilitas pinjaman tersebut telah dilakukan pada awal bulan ini.
"Pemberian fasilitas pinjaman diberikan kepada anak perusahaan, yaitu PT Jakarta Tank terminal, yang berkedudukan di Jakarta Utara," kata dia dalam keterangannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/11/2012).
Transaksi pemberian fasilitas pinjaman tersebut merupakan transaksi afiliasi, namun bukan termasuk transaksi material. PT AKR Corporindo pada kuartal III tahun ini berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan 13,4 persen menjadi Rp16,3 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp14,38 triliun.
Naiknya pendapatan perseroan didorong pendapatan dari perdagangan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) serta bahan kimia sebesar 14,2 persen menjadi Rp15,29 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp13,39 triliun.
Sementara laba bersih setelah pajak yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 14,5 persen menjadi Rp481,7 miliar.
Presiden Direktur AKR Corporindo Haryanto Adikoesoemo mengatakan, perjanjian pinjaman pemegang saham (shareholder loan agreement) dalam pemberian fasilitas pinjaman tersebut telah dilakukan pada awal bulan ini.
"Pemberian fasilitas pinjaman diberikan kepada anak perusahaan, yaitu PT Jakarta Tank terminal, yang berkedudukan di Jakarta Utara," kata dia dalam keterangannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/11/2012).
Transaksi pemberian fasilitas pinjaman tersebut merupakan transaksi afiliasi, namun bukan termasuk transaksi material. PT AKR Corporindo pada kuartal III tahun ini berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan 13,4 persen menjadi Rp16,3 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp14,38 triliun.
Naiknya pendapatan perseroan didorong pendapatan dari perdagangan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) serta bahan kimia sebesar 14,2 persen menjadi Rp15,29 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp13,39 triliun.
Sementara laba bersih setelah pajak yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 14,5 persen menjadi Rp481,7 miliar.
(rna)
Lihat Juga :