Besok, investor India cek lokasi pabrik di Bantaeng
Selasa, 06 November 2012 - 12:09 WIB
Besok, investor India cek lokasi pabrik di Bantaeng
A
A
A
Sindonews.com - Salah satu investor yang bergerak di bidang pertambangan dari India dijadwalkan akan melakukan pengecekan lokasi pabrik di Bantaeng, Rabu 7 November 2012.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah saat dihubungi via ponselnya, Selasa (6/11/2012). “Besok mereka (investor) tiba di Bantaeng, terkait rencana pembangunan pabrik Mangan,” ujar Nurdin.
Dia menyatakan, pihaknya memang terus membuka peluang dan memberikan kemudahan kepada investor, untuk berinvestasi di Bantaeng. Hal tersebut, sebagai target Bantaeng menjadi kawasan industri dan ekonomi di wilayah Selatan, Sulsel.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pertambangan energy (Disperindagtamben) Abdul Gani mengatakan, pihaknya akan langsung mendampingi investor dari India tersebut, untuk mengecek lokasi di Desa Papan Loe, Kecamatan Pa’jukukang.
Kecamatan tersebut, kata Gani, merupakan kawasan yang sudah disiapkan Pemkab Bantaeng sebagai kawasan industri Bantaeng. Rencananya, lahan seluas 20 Hektare akan disiapkan untuk pabrik tersebut. “Lokasi dan lahannya tidak ada lagi masalah, jadi tinggal membangun saja,” ujar Gani.
Dia mengatakan, investor tersebut tertarik melakukan investasi di Bantaeng, lantaran selama ini Pemkab memberikan kemudahan, dengan mengeluarkan perizinan hanya satu hari selesai. Sehingga hal tersebut yang membuat investor tertarik masuk ke Bantaeng.
Mengenai kondisi Mangan di Bantaeng, Gani menyebutkan memang ada, hanya saja kandungan besinya masih terlalu muda, sehingga belum bisa dikelola. Pabrik tersebut diharapkan, bisa mendatangkan bahan baku dari luar Bantaeng, untuk dikelola di Bantaeng, sama halnya dengan Smelter (Pabrik pengolahan Nikel).
Hal tersebut diungkapkan Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah saat dihubungi via ponselnya, Selasa (6/11/2012). “Besok mereka (investor) tiba di Bantaeng, terkait rencana pembangunan pabrik Mangan,” ujar Nurdin.
Dia menyatakan, pihaknya memang terus membuka peluang dan memberikan kemudahan kepada investor, untuk berinvestasi di Bantaeng. Hal tersebut, sebagai target Bantaeng menjadi kawasan industri dan ekonomi di wilayah Selatan, Sulsel.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pertambangan energy (Disperindagtamben) Abdul Gani mengatakan, pihaknya akan langsung mendampingi investor dari India tersebut, untuk mengecek lokasi di Desa Papan Loe, Kecamatan Pa’jukukang.
Kecamatan tersebut, kata Gani, merupakan kawasan yang sudah disiapkan Pemkab Bantaeng sebagai kawasan industri Bantaeng. Rencananya, lahan seluas 20 Hektare akan disiapkan untuk pabrik tersebut. “Lokasi dan lahannya tidak ada lagi masalah, jadi tinggal membangun saja,” ujar Gani.
Dia mengatakan, investor tersebut tertarik melakukan investasi di Bantaeng, lantaran selama ini Pemkab memberikan kemudahan, dengan mengeluarkan perizinan hanya satu hari selesai. Sehingga hal tersebut yang membuat investor tertarik masuk ke Bantaeng.
Mengenai kondisi Mangan di Bantaeng, Gani menyebutkan memang ada, hanya saja kandungan besinya masih terlalu muda, sehingga belum bisa dikelola. Pabrik tersebut diharapkan, bisa mendatangkan bahan baku dari luar Bantaeng, untuk dikelola di Bantaeng, sama halnya dengan Smelter (Pabrik pengolahan Nikel).
(gpr)
Lihat Juga :