Belanja turun akibat masalah kinerja birokrasi
Selasa, 06 November 2012 - 13:02 WIB
Belanja turun akibat masalah kinerja birokrasi
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menilai tidak optimalnya belanja pemerintah karena persoalan birokrasi atau kinerja pegawai yang tidak maksimal.
"Kinerja harus dilihat. Apa masih bintang apa tidak. Masalah birokrasi yang harus dipecahkan," ujar Hatta di kantornya, Selasa (6/11/2012).
Menurutnya, dalam meningkatkan kualitas belanja pemerintah, perlu ada pemecahan persoalan birokrasi. "Ada 4 persoalan besar yang harus dipecahkan mulai dari perencanaan, perencanaan yang kadang-kadang kurang matang. Harus diakui. Kedua adalah proses tender yang bertele-tele. Ketiga adalah di placement-nya, hal ini yang perlu dilakukan," paparnya.
Sedangkan yang keempat, lanjut Hatta, adalah ketepatan sasaran belanja. Sehingga berdampak penuh pada kualitas pembelanjaan. Hal paling logis, menurutnya ketika ada reformasi birokrasi yang menegaskan posisi birokrat saat ini. "Kalau kita anggap birokrasi kita baik, nggak perlu ada birokrasi reformasi," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar menyatakan belanja pemerintah di triwulan IV (Q4) akan lebih tinggi dibandingkan priode yang sama tahun 2011. Belanja ini diketahui akan sangat berpengaruh untuk menopang pertumbuhan ekonomi di akhir tahun.
"Saya belum lihat paling terakhir datanya, tapi kami lihat lebih tinggi dibandingkan akhir tahun lalu," ujar Mahendra di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (6/11/2012).
"Kinerja harus dilihat. Apa masih bintang apa tidak. Masalah birokrasi yang harus dipecahkan," ujar Hatta di kantornya, Selasa (6/11/2012).
Menurutnya, dalam meningkatkan kualitas belanja pemerintah, perlu ada pemecahan persoalan birokrasi. "Ada 4 persoalan besar yang harus dipecahkan mulai dari perencanaan, perencanaan yang kadang-kadang kurang matang. Harus diakui. Kedua adalah proses tender yang bertele-tele. Ketiga adalah di placement-nya, hal ini yang perlu dilakukan," paparnya.
Sedangkan yang keempat, lanjut Hatta, adalah ketepatan sasaran belanja. Sehingga berdampak penuh pada kualitas pembelanjaan. Hal paling logis, menurutnya ketika ada reformasi birokrasi yang menegaskan posisi birokrat saat ini. "Kalau kita anggap birokrasi kita baik, nggak perlu ada birokrasi reformasi," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar menyatakan belanja pemerintah di triwulan IV (Q4) akan lebih tinggi dibandingkan priode yang sama tahun 2011. Belanja ini diketahui akan sangat berpengaruh untuk menopang pertumbuhan ekonomi di akhir tahun.
"Saya belum lihat paling terakhir datanya, tapi kami lihat lebih tinggi dibandingkan akhir tahun lalu," ujar Mahendra di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (6/11/2012).
(gpr)
Lihat Juga :