Kemendag dorong ekspor industri kreatif
Rabu, 07 November 2012 - 16:49 WIB
Kemendag dorong ekspor industri kreatif
A
A
A
Sindonews.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong pengembangan industri kreatif di Tanah Air sebagai salah satu produk ekspor unggulan. Banyak animasi karya anak negeri yang mampu bersaing di luar negeri dan tidak sedikit kualitas yang dihasilkan lebih bagus.
Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Dody Edward mengatakan, produk ekspor andalan Indonesia masih didominasi produk tekstil. Di sisi lain, industri kreatif terus mengalami pertumbuhana yang positif, termasuk usaha animasi untuk industri film, iklan maupun video klip.
“Kita akan dorong agar animasi ini menjadi andalan ekspor karena banyak SDM dan potensi animator yang handal,” tuturnya pada sosialisasi Pekan Produksi Kreatif Indonesia (PPKI) di Yogyakarta, Rabu (7/11/2012).
Rencananya, PPKI akan dilaksanakan selama lima hari, mulai 21-25 November di Epicentrum Walk Jakarta. PPKI menjadi ajang bertemu pelaku industri kreatif di Tanah Air. Mengangkat tema, "Yang Muda, Yang Berkreasi", para generasi muda diajak untuk terus berkreasi.
“Produksi animator Indonesia tidak kalah dengan animator luar negeri,” jelasnya. Pada PPKI ini, nantinya para animator akan dipertemukan dengan animator luar negeri, termasuk berbagi pengalaman, dimana tantangan animator saat ini pada sisi networking, desain, packaging maupun finansial.
“Tren perdagangan online harus diikuti, termasuk produk animasi,” tutur Dody. Penggiat animasi Yogyakarta, Hanitianto Joedo mengatakan, banyak animator Indonesia yang terlihat dalam produksi film internasional.
Namun hal ini tidaklah mudah karena butuh biaya yang tinggi. “Memang produsen butuh biaya yang tinggi, tetapi ketika berhasil, nilai jualnya juga tinggi,” tegasnya.
Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Dody Edward mengatakan, produk ekspor andalan Indonesia masih didominasi produk tekstil. Di sisi lain, industri kreatif terus mengalami pertumbuhana yang positif, termasuk usaha animasi untuk industri film, iklan maupun video klip.
“Kita akan dorong agar animasi ini menjadi andalan ekspor karena banyak SDM dan potensi animator yang handal,” tuturnya pada sosialisasi Pekan Produksi Kreatif Indonesia (PPKI) di Yogyakarta, Rabu (7/11/2012).
Rencananya, PPKI akan dilaksanakan selama lima hari, mulai 21-25 November di Epicentrum Walk Jakarta. PPKI menjadi ajang bertemu pelaku industri kreatif di Tanah Air. Mengangkat tema, "Yang Muda, Yang Berkreasi", para generasi muda diajak untuk terus berkreasi.
“Produksi animator Indonesia tidak kalah dengan animator luar negeri,” jelasnya. Pada PPKI ini, nantinya para animator akan dipertemukan dengan animator luar negeri, termasuk berbagi pengalaman, dimana tantangan animator saat ini pada sisi networking, desain, packaging maupun finansial.
“Tren perdagangan online harus diikuti, termasuk produk animasi,” tutur Dody. Penggiat animasi Yogyakarta, Hanitianto Joedo mengatakan, banyak animator Indonesia yang terlihat dalam produksi film internasional.
Namun hal ini tidaklah mudah karena butuh biaya yang tinggi. “Memang produsen butuh biaya yang tinggi, tetapi ketika berhasil, nilai jualnya juga tinggi,” tegasnya.
(rna)
Lihat Juga :