BI optimis ekonomi RI bisa tumbuh 6,3%
Kamis, 08 November 2012 - 19:10 WIB
BI optimis ekonomi RI bisa tumbuh 6,3%
A
A
A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) menilai bahwa perekonomian domestik sejauh ini masih tumbuh cukup baik walaupun mengalami sedikit perlambatan.
Perekonomian Indonesia pada triwulan III-2012 tumbuh 6,2 persen, sedikit lebih rendah dari prakiraan akibat penurunan kinerja ekspor yang masih berlanjut.
BI memprediksi, pertumbuhan ekonomi diprakirakan akan kembali meningkat, ditopang oleh konsumsi dan investasi domestik yang tetap kuat.
Ekspor diprakirakan juga akan mengalami perbaikan sejalan dengan membaiknya perekonomian beberapa negara mitra dagang utama, meskipun masih dibayangi ketidakpastian kondisi perekonomian global.
"Dengan perkembangan tersebut, ekonomi Indonesia untuk keseluruhan di 2012 diprakirakan tumbuh 6,3 persen dan pada 2013 meningkat menuju kisaran 6,3-6,7 persen," kata Kepala Departemen Perencanaan Strategis dan Humas BI Dody Budi Waluyo, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (8/11/2012).
Di sisi lain, keseimbangan eksternal dalam perekonomian juga mengalami perbaikan sebagaimana yang diharapkan.
Defisit transaksi berjalan pada triwulan III-2012 turun menjadi 2,4 persen dari PDB, lebih rendah dari triwulan II-2012 sebesar 3,5 persen dari PDB.
Perekonomian Indonesia pada triwulan III-2012 tumbuh 6,2 persen, sedikit lebih rendah dari prakiraan akibat penurunan kinerja ekspor yang masih berlanjut.
BI memprediksi, pertumbuhan ekonomi diprakirakan akan kembali meningkat, ditopang oleh konsumsi dan investasi domestik yang tetap kuat.
Ekspor diprakirakan juga akan mengalami perbaikan sejalan dengan membaiknya perekonomian beberapa negara mitra dagang utama, meskipun masih dibayangi ketidakpastian kondisi perekonomian global.
"Dengan perkembangan tersebut, ekonomi Indonesia untuk keseluruhan di 2012 diprakirakan tumbuh 6,3 persen dan pada 2013 meningkat menuju kisaran 6,3-6,7 persen," kata Kepala Departemen Perencanaan Strategis dan Humas BI Dody Budi Waluyo, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (8/11/2012).
Di sisi lain, keseimbangan eksternal dalam perekonomian juga mengalami perbaikan sebagaimana yang diharapkan.
Defisit transaksi berjalan pada triwulan III-2012 turun menjadi 2,4 persen dari PDB, lebih rendah dari triwulan II-2012 sebesar 3,5 persen dari PDB.
(gpr)
Lihat Juga :