FSP BUMN pertanyakan kejujuran Dahlan dan DPR

Sabtu, 10 November 2012 - 16:44 WIB
FSP BUMN pertanyakan...
FSP BUMN pertanyakan kejujuran Dahlan dan DPR
A A A
Sindonews.com - Belakangan ini masyarakat disuguhi oleh balas membalas pernyataan di media massa antara Menteri BUMN Dahlan Iskan dan DPR. Melihat konflik antara Dahlan dan DPR ini, Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN mempertanyakan kejujuran kedua belah pihak yang terlibat dalam percekcokan panjang ini.

"Yang terjadi itu bantah membantah. Masyarakat kemudian bertanya yang benar ini siapa?" ujar Ketua Umum FSP BUMN Abdul Latif Algaff pada acara Polemik Sindo Radio Network di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (10/11/2012).

Masyarakat, sambung Algaff, bisa melihat kebenaran niat Dahlan Iskan dari tindakan-tindakan yang dibuatnya setelah ini. "Apakah ini betul-betul jujur dengan niat mengakhiri itu dan ini bisa kita buktikan di hari-hari yang akan datang dari langkah Pak Dahlan," imbuhnya.

Disamping itu, publik juga akan menyaksikan keobjektifan tindakan DPR memanggil Dahlan Iskan terkait adanya laporan BPK yang menyebut kerugian PLN sebesar Rp37 triliun semasa Menteri BUMN tersebut masih menjadi Dirut PLN.

"DPR juga, disini kita menuntut kejujuran dan keberanian DPR juga untuk betul-betul memanggil Pak Dahlan ini dalam rangka apakah telah terjadi kerugian negara dari pengelolaan PLN dan juga BUMN-BUMN lain yang selama ini merugi," jelas Algaff.

Lebih lanjut, Algaff menilai, perang kata-kata antara antara DPR dan Dahlan Iskan di media massa ini akan menjadi sesuatu yang mubazir serta mengecewakan masyarakat bila kedua pihak hanya ingin membuat pencitraan belaka. Karena itu, baik Dahlan maupun DPR harus membuktikan keselarasan antara tindakan dan kata-kata yang dilontarkannya.

"Hanya dengan cara begitu maka kisruh yang terjadi ini punya manfaat bagi bangsa ini," simpul dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
8 menit yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
50 menit yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
1 jam yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
2 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
2 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
2 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved