Perbaiki citra, DPR harus ungkap kerugian PLN
Minggu, 11 November 2012 - 16:02 WIB
Perbaiki citra, DPR harus ungkap kerugian PLN
A
A
A
Sindonews.com - Publik saat ini tengah menanti langkah selanjutnya dari DPR dan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang tengah terlibat dalam percekcokan panjang. Baik Dahlan maupun DPR harus membuktikan kelurusan niat masing-masing dalam menciptakan pemerintahan yang bersih di negeri ini.
Guna memperlihatkan komitmennya dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, pengamat Parlemen Formappi Sebastian Salang mengemukakan, DPR perlu mengungkap tuntas penyebab kerugian PLN hingga Rp37 triliun pada masa kepemimpinan Dahlan Iskan.
"Mengapa inefisiensi sampai Rp37 triliun itu terjadi? Kalau itu berhasil diungkap oleh DPR, menurut saya publik akan melihat betul DPR punya motivasi yang murni juga," ujar Sebastian setelah acara Polemik Sindo Radio Network di Warung Daun, Jakarta, kemarin (10/11/2012).
DPR, sambung Sebastian, harus menyelidiki kebenaran isu yang menyatakan bahwa keluarga Dahlan ikut mengeruk keuntungan dari proyek PLN hingga menyebabkan inefisiensi PLN. Begitu pula pihak-pihak lain yang terlibat pun perlu dibongkar.
"Siapa-siapa pemain di balik itu semua. Apakah ada politisinya, keluarga Pak Dahlan atau siapa yang mengintervensi itu semua hingga hal ini terjadi," imbuhnya.
Diharapkan, hasil penelusuran DPR mengenai pangkal inefisiensi PLN akan berguna dalam penyempurnaan kebijakan energi kedepan, sehingga negara tidak terus menerus terbebani oleh biaya energi yang menguras APBN.
"Ujungnya nanti soal kebijakan energinya, apa yang salah dengan kebijakan energi kita dan apa yang salah dengan kebijakan negara itu menyebabkan kerugian. Mesti sampai ke situ," tutup Sebastian.
Guna memperlihatkan komitmennya dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, pengamat Parlemen Formappi Sebastian Salang mengemukakan, DPR perlu mengungkap tuntas penyebab kerugian PLN hingga Rp37 triliun pada masa kepemimpinan Dahlan Iskan.
"Mengapa inefisiensi sampai Rp37 triliun itu terjadi? Kalau itu berhasil diungkap oleh DPR, menurut saya publik akan melihat betul DPR punya motivasi yang murni juga," ujar Sebastian setelah acara Polemik Sindo Radio Network di Warung Daun, Jakarta, kemarin (10/11/2012).
DPR, sambung Sebastian, harus menyelidiki kebenaran isu yang menyatakan bahwa keluarga Dahlan ikut mengeruk keuntungan dari proyek PLN hingga menyebabkan inefisiensi PLN. Begitu pula pihak-pihak lain yang terlibat pun perlu dibongkar.
"Siapa-siapa pemain di balik itu semua. Apakah ada politisinya, keluarga Pak Dahlan atau siapa yang mengintervensi itu semua hingga hal ini terjadi," imbuhnya.
Diharapkan, hasil penelusuran DPR mengenai pangkal inefisiensi PLN akan berguna dalam penyempurnaan kebijakan energi kedepan, sehingga negara tidak terus menerus terbebani oleh biaya energi yang menguras APBN.
"Ujungnya nanti soal kebijakan energinya, apa yang salah dengan kebijakan energi kita dan apa yang salah dengan kebijakan negara itu menyebabkan kerugian. Mesti sampai ke situ," tutup Sebastian.
(rna)
Lihat Juga :