RI butuh 5 juta wirausaha hingga 2025
Senin, 12 November 2012 - 10:03 WIB
RI butuh 5 juta wirausaha hingga 2025
A
A
A
Sindonews.com - Dalam sambutannya pada pembukaan acara Global Entrepreneurship Week Indonesia (GEWI) 2012 pagi ini, Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution menyatakan, Indonesia butuh tambahan 5 juta wirausaha baru demi mendukung laju pertumbuhan ekonomi Indonesia
"Sampai 2015 direkomendasikan jumlah wirausaha sampai 500 ribu, 5 juta sampai 2025. Itu berarti perlu tambahan 500 ribu per tahun," ungkap Darmin Nasution di Bank Indonesia, Jakarta, Senin (12/11/2012).
Demi mencapai target 5 juta wirausaha baru tersebut, Darmin Nasution mengusulkan agar perusahaan-perusahaan besar didorong untuk membuat program-program yang mendukung pendidikan kewirausahaan lewat corporate social responsibility (CSR).
"Kita tahu perusahaan-perusahaan punya CSR, barangkali kalau ada arahan nasional lebih ditujukan pada melahirkan para wirausaha dan melakukan pendidikan keterampilan akan sangat relevan bagi bangsa kita," sambungnya.
Selain itu, Darmin juga menyampaikan bahwa BI pun telah membuat program untuk mendukung penciptaan wirasuaha baru. "BI tahun ini juga menciptakan program penciptaan wirausaha baru yang dilakukan di tujuh kantor cabang dan kantor pusat BI. Khusus di kantor pusat ditujukn untuk mahasiswa UI, IPB, UIN Syarif Hidayatullah, dan UNJ," kata dia.
Pihaknya berharap, Indonesia akan memiliki banyak wirausaha sukses di masa depan, sehingga memajukan perekonomian nasional. "Saya berharap suatu hari kelak akan lahir banyak wirausaha sukses seperti Bapak Dahlan Iskan, Bapak Ciputra, dan Bapak Chairul Tanjung," pungkas Darmin.
"Sampai 2015 direkomendasikan jumlah wirausaha sampai 500 ribu, 5 juta sampai 2025. Itu berarti perlu tambahan 500 ribu per tahun," ungkap Darmin Nasution di Bank Indonesia, Jakarta, Senin (12/11/2012).
Demi mencapai target 5 juta wirausaha baru tersebut, Darmin Nasution mengusulkan agar perusahaan-perusahaan besar didorong untuk membuat program-program yang mendukung pendidikan kewirausahaan lewat corporate social responsibility (CSR).
"Kita tahu perusahaan-perusahaan punya CSR, barangkali kalau ada arahan nasional lebih ditujukan pada melahirkan para wirausaha dan melakukan pendidikan keterampilan akan sangat relevan bagi bangsa kita," sambungnya.
Selain itu, Darmin juga menyampaikan bahwa BI pun telah membuat program untuk mendukung penciptaan wirasuaha baru. "BI tahun ini juga menciptakan program penciptaan wirausaha baru yang dilakukan di tujuh kantor cabang dan kantor pusat BI. Khusus di kantor pusat ditujukn untuk mahasiswa UI, IPB, UIN Syarif Hidayatullah, dan UNJ," kata dia.
Pihaknya berharap, Indonesia akan memiliki banyak wirausaha sukses di masa depan, sehingga memajukan perekonomian nasional. "Saya berharap suatu hari kelak akan lahir banyak wirausaha sukses seperti Bapak Dahlan Iskan, Bapak Ciputra, dan Bapak Chairul Tanjung," pungkas Darmin.
(rna)
Lihat Juga :