Kuota BBM Malang Raya tersisa 25%
Senin, 12 November 2012 - 12:14 WIB
Kuota BBM Malang Raya tersisa 25%
A
A
A
Sindonews.com - Kuota bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu) sampai akhir 2012 tersisa 25 persen saja. Hingga Oktober ini, sudah 85 persen kuota BBM yang sudah terpakai.
Sales Representative Retail 7 Pertamina Region V Jawa Timur, Arlina Dyah Pramesti mengatakan, dari ketiga daerah tersebut, kuota di Kota Batu yang rawan kekurangan stok dan dikawatirkan hanya mencukupi sampai dengan pertengahan Desember saja.
“Tingkat konsumsinya cukup tinggi karena banyak wisatawan yang datang,” kata Arlina, Senin (12/11/2012).
Data dari Sales Representative Retail 7, untuk BBM bersubsidi jenis premium di Kota Batu pada tahun ini mendapat kuota sebanyak 33.357 Kilo Liter (KL) dan sampai akhir Oktober sudah terpakai 28.615 KL. Sedangkan Kota Malang mendapat kuota 153.681 KL hingga Oktober terpakai 131.217 KL, Kabupaten Malang kuota 209.995 KL hingga Oktober dipakai sebanyak 182.424 KL.
Sedangkan BBM bersubsidi jenis Solar data per akhir Oktober, Kota Malang dari kuota sebanyak 44.534 KL terpakai 31.988 KL, Kabupaten Malang kuota 98.338 KL terpakai 83.965 KL, Kota Batu kuota 7.775 KL terpakai 6.596 KL.
Menurut Arlina, konsumsi BBM di Kota Batu per bulan rata-rata sebanyak 3.000–3.500 KL dan bisa melebihi itu jika musim liburan.
Meski kuota BBM di Kota Batu mengkhawatirkan, namun menurut Arlina tidak mungkin ada penambahan kuota karena secara nasional beberapa saat lalu sudah ada penambahan kuota sebanyak 4 juta KL.
Sales Representative Retail 7 Pertamina Region V Jawa Timur, Arlina Dyah Pramesti mengatakan, dari ketiga daerah tersebut, kuota di Kota Batu yang rawan kekurangan stok dan dikawatirkan hanya mencukupi sampai dengan pertengahan Desember saja.
“Tingkat konsumsinya cukup tinggi karena banyak wisatawan yang datang,” kata Arlina, Senin (12/11/2012).
Data dari Sales Representative Retail 7, untuk BBM bersubsidi jenis premium di Kota Batu pada tahun ini mendapat kuota sebanyak 33.357 Kilo Liter (KL) dan sampai akhir Oktober sudah terpakai 28.615 KL. Sedangkan Kota Malang mendapat kuota 153.681 KL hingga Oktober terpakai 131.217 KL, Kabupaten Malang kuota 209.995 KL hingga Oktober dipakai sebanyak 182.424 KL.
Sedangkan BBM bersubsidi jenis Solar data per akhir Oktober, Kota Malang dari kuota sebanyak 44.534 KL terpakai 31.988 KL, Kabupaten Malang kuota 98.338 KL terpakai 83.965 KL, Kota Batu kuota 7.775 KL terpakai 6.596 KL.
Menurut Arlina, konsumsi BBM di Kota Batu per bulan rata-rata sebanyak 3.000–3.500 KL dan bisa melebihi itu jika musim liburan.
Meski kuota BBM di Kota Batu mengkhawatirkan, namun menurut Arlina tidak mungkin ada penambahan kuota karena secara nasional beberapa saat lalu sudah ada penambahan kuota sebanyak 4 juta KL.
(gpr)
Lihat Juga :