REI Expo 2012 ajang eksistensi REI
Senin, 12 November 2012 - 20:23 WIB
REI Expo 2012 ajang eksistensi REI
A
A
A
Sindonews.com - Pertumbuhan industri properti di kota Yogyakarta terus mengalami peningkatan. Bahkan banyak pengembang nasional yang melebarkan usahanya di kota Gudeg. Untuk menunjukkan eksistensinya, DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY mulai hari ini hingga lima hari kedepan menggelar pameran REI Expo 2012 di Plaza Ambarrukmo Yogyakarta.
"Pameran ini menjadi ajang bagi REI untuk menunjukkan eksistensinya dan perkembangan properti," tutur Ketua DPD REI DIY Remigius Edi Waluyo di Yogyakarta, Senin (12/11/2012).
Pada pameran ini akan melibatkan para anggotanya. Setidaknya ada 50 stand yang akan menjawab tantangan tentang eksistensi REI dan mengenalkan produk-produk anggota.
Menurutnya, pameran yang digelar bakal menjadi trendsetter perumahan di DIY. Hingga kini pengembang masih menggunakan konsep tradisional dengan landed housing. Namun ada juga beberapa pengembang yang mulai menawarkan produk-produk property vertical housing.
"Pameran ini akan menyumbang sekitar 9 persen dari total Pendapatan Domestik Bruto (PDB) DIY yang otomatis menimbulkan multiplayer effect hingga tiga kali lipat," tuturnya.
Industri properti di DIY sendiri mampu membangkitkan 135 sektor industri terkait lainnya.
Selain pameran, REI DIY juga akan menggelar Rakerda REI DIY 2012 bertemakan Kontribusi/Peran Industri Perumahan Sebagai Penggerak Ekonomi Dearah di Grand Aston Hotel pada 13 November 2012. Rakerda ini akan mengevaluasi kinerja tahunan yang diamanatkan oleh Musda REI sebagai ajang evaluasi.
"Kegiatan ini juga akan didukung dengan aksi donor darah yang akan diadakan di Plaza Ambarrukmo pada 14 November 2012 mendatang," tambahnya.
Sementara itu Direktur Mataram City Bogat Agus Riyono mengatakan pihaknya telah berhasil memprakarsai properti dengan konsep Vertical Housing, dengan menawarkan kondotel dan apartemen. Saat ini sudah ada enam pengembang baru yang juga menawarkan hunian apartemen.
"Property telah menjadi bagian dari investasi," tuturnya.
Menurutnya, kondotel dan apartemen yang dijual kebanyakan menyasar pangsa mahasiswa. Hal ini bisa dilihat dari 70 persen pembeli ada kaitannya dengan mahasiswa. "Daripada kost atau kontrak rumah, kini bisa mendapatkan apartemen," terangnya.
"Pameran ini menjadi ajang bagi REI untuk menunjukkan eksistensinya dan perkembangan properti," tutur Ketua DPD REI DIY Remigius Edi Waluyo di Yogyakarta, Senin (12/11/2012).
Pada pameran ini akan melibatkan para anggotanya. Setidaknya ada 50 stand yang akan menjawab tantangan tentang eksistensi REI dan mengenalkan produk-produk anggota.
Menurutnya, pameran yang digelar bakal menjadi trendsetter perumahan di DIY. Hingga kini pengembang masih menggunakan konsep tradisional dengan landed housing. Namun ada juga beberapa pengembang yang mulai menawarkan produk-produk property vertical housing.
"Pameran ini akan menyumbang sekitar 9 persen dari total Pendapatan Domestik Bruto (PDB) DIY yang otomatis menimbulkan multiplayer effect hingga tiga kali lipat," tuturnya.
Industri properti di DIY sendiri mampu membangkitkan 135 sektor industri terkait lainnya.
Selain pameran, REI DIY juga akan menggelar Rakerda REI DIY 2012 bertemakan Kontribusi/Peran Industri Perumahan Sebagai Penggerak Ekonomi Dearah di Grand Aston Hotel pada 13 November 2012. Rakerda ini akan mengevaluasi kinerja tahunan yang diamanatkan oleh Musda REI sebagai ajang evaluasi.
"Kegiatan ini juga akan didukung dengan aksi donor darah yang akan diadakan di Plaza Ambarrukmo pada 14 November 2012 mendatang," tambahnya.
Sementara itu Direktur Mataram City Bogat Agus Riyono mengatakan pihaknya telah berhasil memprakarsai properti dengan konsep Vertical Housing, dengan menawarkan kondotel dan apartemen. Saat ini sudah ada enam pengembang baru yang juga menawarkan hunian apartemen.
"Property telah menjadi bagian dari investasi," tuturnya.
Menurutnya, kondotel dan apartemen yang dijual kebanyakan menyasar pangsa mahasiswa. Hal ini bisa dilihat dari 70 persen pembeli ada kaitannya dengan mahasiswa. "Daripada kost atau kontrak rumah, kini bisa mendapatkan apartemen," terangnya.
(gpr)
Lihat Juga :