Investasi terhambat buruh & infrastruktur
Senin, 12 November 2012 - 13:34 WIB
Investasi terhambat buruh & infrastruktur
A
A
A
Sindonews.com - Meskipun investasi di Indonesia menunjukkan adanya tren yang meningkat, namun masih ada hambatan-hambatan yang terjadi. Jika hambatan tersebut tidak dihilangkan, bukan tidak mungkin investasi akan mandek.
Menteri Perindustrian MS Hidayat mengungkapkan rasa tidak puas, meskipun investasi Indonesia hampir mencapai target. Menurut dia, masih ada dua isu utama yang menghambat Investasi.
"Ada beberapa kendala Yakni, kendala infrastruktur dan buruh. Itu yang menjadi kendala utama," kata MS Hidayat kala ditemui di Gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, Senin (12/11/2012).
Hidayat menambahkan, kendala pertama lantaran masih banyak pembangunan infrastruktur yang terhambat, sehingga menghambat investasi. "Kendala Infrastruktur itu masih belum bisa cepat pulih, dan kedua pemerintah harus melakukan masalah-masalah outsourching dan UM segera diselesaikan," kata Hidayat.
Menurutnya, ini akan menjadi fokus ke depan, karena hanya dua hal tersebut yang menghambat investasi di Indonesia. "Baik resorce outsourching dan upah minimum ini bisa disolusikan, di luar itu saya kira masih membaik, Indonesia menjadi radar investasi luar negeri," tutup dia.
Menteri Perindustrian MS Hidayat mengungkapkan rasa tidak puas, meskipun investasi Indonesia hampir mencapai target. Menurut dia, masih ada dua isu utama yang menghambat Investasi.
"Ada beberapa kendala Yakni, kendala infrastruktur dan buruh. Itu yang menjadi kendala utama," kata MS Hidayat kala ditemui di Gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, Senin (12/11/2012).
Hidayat menambahkan, kendala pertama lantaran masih banyak pembangunan infrastruktur yang terhambat, sehingga menghambat investasi. "Kendala Infrastruktur itu masih belum bisa cepat pulih, dan kedua pemerintah harus melakukan masalah-masalah outsourching dan UM segera diselesaikan," kata Hidayat.
Menurutnya, ini akan menjadi fokus ke depan, karena hanya dua hal tersebut yang menghambat investasi di Indonesia. "Baik resorce outsourching dan upah minimum ini bisa disolusikan, di luar itu saya kira masih membaik, Indonesia menjadi radar investasi luar negeri," tutup dia.
(gpr)
Lihat Juga :