Akhirnya, Dahlan dan Jero hadiri RDP dengan DPR
Selasa, 13 November 2012 - 10:32 WIB
Akhirnya, Dahlan dan Jero hadiri RDP dengan DPR
A
A
A
Sindonews.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Menteri ESDM Jero Wacik akhirnya memenuhi undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI pagi ini terkait pembahasan kerugian PLN sebesar Rp37 triliun.
"Selamat pagi," ucap Jero Wacik pada wartawan begitu tiba sekira pukul 10.00 WIB di Gedung DPR, Selasa (13/11/2012).
Sedangkan Dahlan Iskan telah tiba lebih dulu sekira 15 menit sebelum jadwal. Seperti biasa, Menteri berpenampilan nyentrik tersebut datang dengan menggunakan mobil listriknya yang berwarna hijau.
Dahlan dipanggil dengan kapasitas sebagai mantan Direktur Utama PT PLN. Ditengarai, kerugian PLN sebesar Rp37 triliun merupakan akibat dari mismanajemen pada masa kepemimpinannya.
DPR sendiri sebenarnya saat ini sedang dalam masa reses. Namun, krusialnya agenda ini membuat DPR menggunakan masa reses ini untuk membahas inefisiensi PLN.
Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan yang juga diundang dalam RDP ini, berhalangan hadir. Kabarnya, ia sedang tidak berada di tempat.
Seperti diketahui, sebelumnya Dahlan dan Jero mangkir dua kali dari peanggilan Komisi VII hingga mengakibatkan DPR marah dan mengancam akan melakukan pemanggilan paksa.
"Ini sudah kedua kalinya, lebih baik ditunda. Kalau ketiga kalinya beliau tidak datang lagi, kita upayakan pemanggilan paksa, ini tidak main-main," ujar Anggota Komisi VII DPR Alimin beberapa waktu lalu.
"Selamat pagi," ucap Jero Wacik pada wartawan begitu tiba sekira pukul 10.00 WIB di Gedung DPR, Selasa (13/11/2012).
Sedangkan Dahlan Iskan telah tiba lebih dulu sekira 15 menit sebelum jadwal. Seperti biasa, Menteri berpenampilan nyentrik tersebut datang dengan menggunakan mobil listriknya yang berwarna hijau.
Dahlan dipanggil dengan kapasitas sebagai mantan Direktur Utama PT PLN. Ditengarai, kerugian PLN sebesar Rp37 triliun merupakan akibat dari mismanajemen pada masa kepemimpinannya.
DPR sendiri sebenarnya saat ini sedang dalam masa reses. Namun, krusialnya agenda ini membuat DPR menggunakan masa reses ini untuk membahas inefisiensi PLN.
Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan yang juga diundang dalam RDP ini, berhalangan hadir. Kabarnya, ia sedang tidak berada di tempat.
Seperti diketahui, sebelumnya Dahlan dan Jero mangkir dua kali dari peanggilan Komisi VII hingga mengakibatkan DPR marah dan mengancam akan melakukan pemanggilan paksa.
"Ini sudah kedua kalinya, lebih baik ditunda. Kalau ketiga kalinya beliau tidak datang lagi, kita upayakan pemanggilan paksa, ini tidak main-main," ujar Anggota Komisi VII DPR Alimin beberapa waktu lalu.
(gpr)
Lihat Juga :