Volume penjualan Timah ke Asia capai 17.096 MT
Selasa, 13 November 2012 - 13:13 WIB
Volume penjualan Timah ke Asia capai 17.096 MT
A
A
A
Sindonews.com - PT Timah Tbk (TINS) hingga akhir September tahun ini mencatat peningkatan volume penjualan logam timah sekitar 7 persen menjadi 26.921 metrik ton (MT) dibanding periode yang sama tahun lalu 25.266 MT. Penjualan logam timah perseroan hingga akhir September 2012 mencapai 63 persen atau sekitar 17.096 MT ke kawasan Asia.
Dalam materi paparan publik perseroan dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/11/2012) disebutkan, volume penjualan logam timah perseroan terbesar kedua adalah ke wilayah Eropa, yang mencapai 29 persen atau setara 7.694 MT.
Sementara volume penjualan ke Amerika Serikat sekitar 5 persen atau 1.450 MT. Adapun, volume penjualan logam timah di dalam negeri masih minoritas, hanya 3 persen dari total volume penjualan pada periode tersebut atau setara 681 MT.
Sepanjang sembilan bulan tahun ini, perusahaan timah pelat merah ini mencatat penurunan produksi bijih timah menjadi 24.357 MT dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 28.165 MT. Produksi logam timah juga menyusut menjadi 23.268 MT dari 28.532 MT. Sedangkan, penjualan logam timah naik menjadi 26.921 MT dari 25.266 MT pada kuartal III tahun lalu.
Harga jual rata-rata timah Menurut dia, membanjirnya bijih timah ilegal di pasaran, terutama yang berasal dari Indonesia membuat pasokan melebihi permintaan, sehingga menyebabkan harga timah terkoreksi.
"Membanjirnya bijih timah ilegal di pasaran, terutama yang berasal dari Indonesia membuat pasokan melebihi permintaan, sehingga menyebabkan harga timah terkoreksi," kata Corporate Secretary TINS Agung Nugroho dalam rilisnya.
Dalam materi paparan publik perseroan dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/11/2012) disebutkan, volume penjualan logam timah perseroan terbesar kedua adalah ke wilayah Eropa, yang mencapai 29 persen atau setara 7.694 MT.
Sementara volume penjualan ke Amerika Serikat sekitar 5 persen atau 1.450 MT. Adapun, volume penjualan logam timah di dalam negeri masih minoritas, hanya 3 persen dari total volume penjualan pada periode tersebut atau setara 681 MT.
Sepanjang sembilan bulan tahun ini, perusahaan timah pelat merah ini mencatat penurunan produksi bijih timah menjadi 24.357 MT dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 28.165 MT. Produksi logam timah juga menyusut menjadi 23.268 MT dari 28.532 MT. Sedangkan, penjualan logam timah naik menjadi 26.921 MT dari 25.266 MT pada kuartal III tahun lalu.
Harga jual rata-rata timah Menurut dia, membanjirnya bijih timah ilegal di pasaran, terutama yang berasal dari Indonesia membuat pasokan melebihi permintaan, sehingga menyebabkan harga timah terkoreksi.
"Membanjirnya bijih timah ilegal di pasaran, terutama yang berasal dari Indonesia membuat pasokan melebihi permintaan, sehingga menyebabkan harga timah terkoreksi," kata Corporate Secretary TINS Agung Nugroho dalam rilisnya.
(rna)
Lihat Juga :