Priyono : BP Migas sering dapat tekanan
Selasa, 13 November 2012 - 20:18 WIB
Priyono : BP Migas sering dapat tekanan
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Badan Penyelanggara Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Raden Priyono mengaku tekanan yang diterima BP Migas bukan terjadi kali ini saja. Sehingga dirinya sadar apa yang terjadi pada BP Migas saat ini pasti datang.
Seperti diketahui, hari ini Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan pasal yang mengatur tugas dan fungsi BP Migas yang diatur dalam UU Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi bertentangan dengan UUD dan tidak memiliki hukum mengikat.
Priyono mengaku, pihaknya sering mendapat tekanan dari berbagai pihak di kala BP Migas menjalankan tugas pengawasannya. "Itu biasa. Dari dalam ada, atau tekanan dari dalam dan luar. Memang di BP Migas harus tahan dengan tekanan," ujar Priyono di Kantor BP Migas, Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Menyikapi putusan MK sendiri, Priyono mengungkapkan kekecewaannya. Pasalnya, ditengah tekanan yang tak henti-hentinya menerpa BP Migas kala menjalankan tugasnya, segenap karyawan yang bekerja di BP Migas tetap menunjukkan kinerja yang optimal.
Hal tersebut dapat dipertahankan, kata dia, karena BP Migas didukung oleh tenaga ahli yang sangat kompeten di bidang minyak dan gas bumi.
"Yang pasti orang profesional dari minyak dan gas bumi, orangnya bukan dari pertanian atau perkebunan. Karena tugas-tugas berbeda, sangat profesional," pungkasnya.
Seperti diketahui, hari ini Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan pasal yang mengatur tugas dan fungsi BP Migas yang diatur dalam UU Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi bertentangan dengan UUD dan tidak memiliki hukum mengikat.
Priyono mengaku, pihaknya sering mendapat tekanan dari berbagai pihak di kala BP Migas menjalankan tugas pengawasannya. "Itu biasa. Dari dalam ada, atau tekanan dari dalam dan luar. Memang di BP Migas harus tahan dengan tekanan," ujar Priyono di Kantor BP Migas, Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Menyikapi putusan MK sendiri, Priyono mengungkapkan kekecewaannya. Pasalnya, ditengah tekanan yang tak henti-hentinya menerpa BP Migas kala menjalankan tugasnya, segenap karyawan yang bekerja di BP Migas tetap menunjukkan kinerja yang optimal.
Hal tersebut dapat dipertahankan, kata dia, karena BP Migas didukung oleh tenaga ahli yang sangat kompeten di bidang minyak dan gas bumi.
"Yang pasti orang profesional dari minyak dan gas bumi, orangnya bukan dari pertanian atau perkebunan. Karena tugas-tugas berbeda, sangat profesional," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :