SBY ingin pengatur bisnis migas jelas

Rabu, 14 November 2012 - 21:13 WIB
SBY ingin pengatur bisnis...
SBY ingin pengatur bisnis migas jelas
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan harus jelas lembaga yang mengatur sektor minyak dan gas bumi (Migas) di Indonesia. Itu diperlukan agar agar investasi di sektor ini terjaga dan terus datang.

”Agar investasi datang, maka harus jelas aturannya siapa yang mengelola,” jelas SBY dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (14/11/2012).

Sementara investasi ini, menurutnya, sangat dibutuhkan untuk menggenjot sektor migas ini. ”Ke depan, pemerintah akan terus meningkatkan kapasitas produksi migas. Saya berikan tekanan pada produksi gas. Mengapa? Kebutuhan domestik akan gas besar dan meningkat dan mesti dipenuhi. Ekonomi tumbuh, kita harus tingkatkan eksplorasi dan produksi, utamanya gas,” tuturnya.

Dia pun mengundang para investor domestik untuk meramaikan sektor migas ini. ”Untuk kesekian kalinya, saya mengajak dan mengundang para investor dan dunia usaha dari dalam negeri, ikutlah berinvestasi di negeri kita sendiri, kita buka peluang kepada usaha dalam negeri, untuk berinvestasi untuk ekonomi kita,” imbuh dia.

”Saya mengundang BUMN, swasta pusat dan daerah, ikutlah membangun ekonomi di negeri ini. Negara memerlukan. Dengan penjelasan ini, saya berharap semua pihak yang sejak kemarin itu waswas dan cemas dan menganggap tidak ada lagi kepastian dalam iklim investasi di negeri ini,” ungkap dia.

”Tidak seperti itu, pemerintah bekerja dan mengelola segala sesuatunya dengan tanggung jawab. Tidak perlu ada ketidaknyamanan, kegiatan akan terus berlangsung sejalan merujuk pada MK, dan pemerintah akan jalankan kewajibannya sampai segala sesuatunya,” tutup dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Kepala BP Migas...
Mantan Kepala BP Migas Raden Priyono Dituntut 12 Tahun Penjara
Orang Kepercayaan Mantan...
Orang Kepercayaan Mantan Kepala BP Migas Divonis 4 Tahun Penjara
Badai PHK Guncang Industri...
Badai PHK Guncang Industri Migas, BP Pecat 7.700 Karyawan dan Kontraktor
Cari Cadangan Migas...
Cari Cadangan Migas di Kilang Tangguh Papua, BP Tambah Investasi Rp57,6 T
Lepas Saham di Rosneft...
Lepas Saham di Rosneft Saat Perang Ukraina Pecah, Raksasa Migas BP Kehilangan Rp38,8 Triliun
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
31 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Ingin Gabung...
Indonesia Ingin Gabung Proyek Jet Tempur Generasi Ke-5 Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved