Petani cabai di DIY ektensifikasi ke semangka

Jum'at, 16 November 2012 - 15:59 WIB
Petani cabai di DIY...
Petani cabai di DIY ektensifikasi ke semangka
A A A
Sindonews.com – Harga cabai di provinsi DIY, terjun bebas. Di tingkat petani, setiap kilogram (kg) hanya laku Rp3.000. Kondisi ini membuat petani meradang dan enggan mengurus lahannya. Untungnya para petani ini, melakukan ekstensifikasi dengan menanam semangka.

Salah seorang petani cabai di Sanden, Bantul, Slamet Susanto, mengaku rusaknya harga ini telah terjadi beberapa pekan lalu. Setiap harinya, ada kecenderungan harga turun dan terus menurun. Bahkan kali ini harga hanya laku Rp3.000-Rp3.500 per kg. Padahal awal pekan lalu, harga cabai merah keriting masih mencapai Rp5.000 per kg. “Kondisi ini membuat kami tak berdaya,” kata dia di Yogyakarta, Jumat (16/11/2012).

Menurutnya, panen kali ini tidak sesuai dengan prediksi yang ada. Biasanya saat musim penghujan tiba, tidak ada petani di daerah lain yang panen cabai. Kenyataanya kemarau panjang banyak dimanfaatkan petani di Jawa Timur untuk menanam cabai.

Akibatnya cabai ini benar-benar membanjiri pasar dan harganya jatuh. “Saat seperti ini hanya cabai DIY yang ada di pasar, sekarang dari Jatim cukup banyak,” tuturnya.

Kondisi yang sama juga terjadi di kabupaten Kulonprogo. Pesisir selatan Kulonprogo yang dikenal sebagai sentral cabai, juga tidak berdaya dengan harga cabai yang jatuh. Panen kali ini tidak bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan. “Kalau harga segitu kita bisa impas atau cenderung rugi,” ujar Widodo.

Menurutnya, para petani di wilayahnya banyak diutnungkan dnegan panen yang lebih cepat. Sebelum daerah lain panen, Garongan, Panjatan sudah terlebih dulu panen dengan harga yang lebih baik. Saat ini bisa dikatakan, tinggal panenan saisa saja.

Keuntungan petani justru diperoleh dari penjualan panen semangka yang ditanam bersamaan dengan cabai. Harga semangka mencapai Rp1.500 per kg. Kemarau panjang dan hujan yang masih minim, benar-benar membuat kualitas semangka paling bagus. “Untungnya kita ada panen semangka dengan harga yang bagus,” tegasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina SMEXPO Geliatkan...
Pertamina SMEXPO Geliatkan Ekonomi Rakyat di Yogyakarta
Dongkrak Ekonomi Warga...
Dongkrak Ekonomi Warga Jogja, Nara Kupu Gelar Lagi Pasar Sayur dan Pets Day Out
Tiga Jurus Sandiaga...
Tiga Jurus Sandiaga Tingkatkan Daya Saing Pelaku Parekraf
Wamenkop Sebut Yogyakarta...
Wamenkop Sebut Yogyakarta Bisa Jadi Role Model Daerah Bersistem Ekonomi Pancasila
Ekonomi Jatim Alami...
Ekonomi Jatim Alami Kontraksi, Pertumbuhannya Kalah Dari Banten dan Yogyakarta
Sukuk Ritel SR016 Bakal...
Sukuk Ritel SR016 Bakal Dirilis, Investasi Syariah yang Aman dan Dijamin Negara
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
15 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved