Demokrat: Pengangkatan isu inefisiensi PLN terkait 2014

Sabtu, 17 November 2012 - 13:40 WIB
Demokrat: Pengangkatan...
Demokrat: Pengangkatan isu inefisiensi PLN terkait 2014
A A A
Sindonews.com - Ketua DPP Partai Demokrat Iksan Modjo menuding ada pihak-pihak yang mengangkat isu kerugian PLN hingga Rp37 triliun untuk meningkatkan citra demi kepentingan politik menjelang Pemilu 2014 mendatang.

"Kejadian ini bukan muncul sekonyong-konyong, tetapi masalah ini buat saya ada latar belakangnya, yaitu kepentingan politik di 2014," kata Iksan Modjo dalam acara Polemik Sindo Radio Network di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (17/11/2012).

Pihak-pihak yang kini meributkan kerugian PLN Rp37 triliun, kata Iksan, adalah orang-orang yang juga menyetujui anggaran untuk PLN pada tahun 2009-2010 dulu. Dia mempertanyakan mengapa baru sekarang mereka mempermasalahkan inefisiensi PLN.

"Tahun 2009-2010 baru terangkat karena ada audit BPK, anggota DPR-nya siapa, Komisi VII-nya siapa, kan mereka-mereka juga yang mengawasi dan menyetujui anggaran PLN tersebut, lantas mereka sendiri yang ribut," tutur Iksan.

Seperti diketahui, baru-baru ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengeluarkan hasil audit terhadap kinerja PLN periode 2009-2010. Dalam laporan BPK tersebut, disebutkan bahwa PLN mengalami kerugian hingga Rp37 triliun dalam periode selama yang disebutkan.

Terkait hal ini, Komisi VII DPR memanggil Dahlan Iskan untuk hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna membahas laporan BPK itu. Dalam RDP ini, DPR meminta penjelasan dari eks Dirut PLN yang kini menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembubaran Lembaga,...
Pembubaran Lembaga, Anggota DPR Duga Karena Inefisiensi Anggaran Negara
Inefisiensi dan Buruknya...
Inefisiensi dan Buruknya Birokrasi Perparah Dampak Banjir di China
Ambisi Global Militer...
Ambisi Global Militer China Dihantui Skandal Korupsi dan Inefisiensi Sistemik
Jadi Mesin Investasi...
Jadi Mesin Investasi Baru, Danantara Didorong Akhiri Inefisiensi di BUMN
Soroti Inefisiensi Anggaran...
Soroti Inefisiensi Anggaran Daerah, Tito: Dana Rp5 Miliar Perjalanan Dinas Rp10 Miliar
PLN Sabet Tiga Penghargaan...
PLN Sabet Tiga Penghargaan Sekaligus dalam Ajang Indonesia Awards 2023
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
4 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
4 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
4 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
4 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
5 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
5 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved