2013, PLN bangun 2 gardu induk di Jakarta
Senin, 19 November 2012 - 12:25 WIB
2013, PLN bangun 2 gardu induk di Jakarta
A
A
A
Sindonews.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero akan membangunan dua gardu induk dan satu jaringan kabel bawah tanah di Jakarta. Proyek ini akan dikerjakan perusahaan asal Jepang, yang sudah melalui proses tender pada 2009.
Gardu tersebut berlokasi di Semanggi Barat dan Daan Mogot, dengan kapasitas masing-masing 150 kilovolt (kV). Sedangkan, kabel bawah tanah akan dipasang di Semanggi Barat menuju area Karet.
"Jadi dua gardu sama satu kabel underground. Itu proyeknya sudah dilelang dari tahun 2009, dan yang menang dari Jepang dan dananya dari sana (Jepang) juga," ujar Direktur Utama PLN, Nur Pamudji di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Dana pembangunan tersebut menjadi bagian dari pinjaman dengan nilai mencapai 2 miliar yen atau USD25 juta yang diberikan oleh The Japan Bank Of International Cooperation (JBIC) ke pemerintah dan akan diteruskan ke perusahaan listrik pelat merah.
Pembangunan akan dimulai setelah pencairan dana, yang dimungkinkan terealisasi pada Januari 2013. "Jadi, targetnya selesai dua tahun pada 2015 awal, begitu setelah (dana) dicairkan oleh Kementerian Keuangan," lanjutnya.
Proyek ini merupakan satu dari delapan proyek yang sedang digarap oleh PLN. Ini merupakan proyek, yang dimenangkan oleh Jepang. Sedangkan, tujuh proyek lainnya ditangani negara berbeda, seperti Korea untuk proyek satu dan dua, Jerman proyek ke enam dan proyek ketujuh dimenangkan Perancis.
"Pembiayaan dibawa sendiri negara masing-masing dan tujuh lagi itu sedang diproses," ucapnya. Semua proyek tersebut adalah gardu dan transmisi, yang berlokasi di Jakarta dan PLN menyediakan dana Rp47 miliar.
Gardu tersebut berlokasi di Semanggi Barat dan Daan Mogot, dengan kapasitas masing-masing 150 kilovolt (kV). Sedangkan, kabel bawah tanah akan dipasang di Semanggi Barat menuju area Karet.
"Jadi dua gardu sama satu kabel underground. Itu proyeknya sudah dilelang dari tahun 2009, dan yang menang dari Jepang dan dananya dari sana (Jepang) juga," ujar Direktur Utama PLN, Nur Pamudji di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Dana pembangunan tersebut menjadi bagian dari pinjaman dengan nilai mencapai 2 miliar yen atau USD25 juta yang diberikan oleh The Japan Bank Of International Cooperation (JBIC) ke pemerintah dan akan diteruskan ke perusahaan listrik pelat merah.
Pembangunan akan dimulai setelah pencairan dana, yang dimungkinkan terealisasi pada Januari 2013. "Jadi, targetnya selesai dua tahun pada 2015 awal, begitu setelah (dana) dicairkan oleh Kementerian Keuangan," lanjutnya.
Proyek ini merupakan satu dari delapan proyek yang sedang digarap oleh PLN. Ini merupakan proyek, yang dimenangkan oleh Jepang. Sedangkan, tujuh proyek lainnya ditangani negara berbeda, seperti Korea untuk proyek satu dan dua, Jerman proyek ke enam dan proyek ketujuh dimenangkan Perancis.
"Pembiayaan dibawa sendiri negara masing-masing dan tujuh lagi itu sedang diproses," ucapnya. Semua proyek tersebut adalah gardu dan transmisi, yang berlokasi di Jakarta dan PLN menyediakan dana Rp47 miliar.
(rna)
Lihat Juga :