Bantaeng akan gelar ekonomi expo 2012

Senin, 19 November 2012 - 13:54 WIB
Bantaeng akan gelar...
Bantaeng akan gelar ekonomi expo 2012
A A A
Sindonews.com – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bantaeng, Sulawesi Selatan pada 7 Desember 2012, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng akan menggelar Bantaeng Ekonomi Expo (BEE) 2012.

Menurut Ketua Panitia BEE Muhammad Saeruddin, pihaknya akan menggelar pameran potensi daerah. BEE, kata dia, bertujuan sebagai sarana promosi yang efektif dan efesien bagi produk teknologi industri, perdagangan, jasa dan kebudayaan.

“Dengan begitu, akan dapat mendorong pertumbuhan investasi industri perdagangan,” kata dia di Bantaeng, Senin (19/11/2012).

Saat ini, Pemkab Bantaeng mulai melakukan sejumlah persiapan di Pantai Seruni. Lokasi ini rencananya akan menjadi pusat persiapan, yang akan dilakukan hingga Sabtu (1/11/2012). Jika tidak ada hambatan, BEE akan dilaksanakan hingga puncak hari jadi Bantaeng ke-758, Jumat (7/11/2012).

“BEE adalah sebuah pameran pembangunan dan potensi daerah yang ada di Bantaeng. Beberapa item yang akan dipamerkan, yakni pameran automotif, elektronik, properti, furnitur, agro, makanan dan minumam khas daerah,” ujar dia.

Sedikitnya, kata Saeruddin, terdapat 40 stand yang akan disiapkan untuk pameran tersebut. Selain BEE, hari jadi Kabupaten Bantaeng juga akan dimeriahkan dengan peluncuran program eko wisata, Bantaeng.

Program ekowisata ini rencananya akan dikembangkan di kawasan Pantai Marina, Kecamatan Pa'jukukang. Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bantaeng telah menyediakan lahan seluas lima hektare untuk program eko wisata ini.

Dia menambahkan, biaya untuk kegiatan ini diperkirakan akan membutuhkan anggaran hingga Rp600 juta. Jumlah itu sudah termasuk biaya narasumber seminar yang mencapai Rp100 juta dan sejumlah kegiatan lainnya. Sumber dana kegiatan ini sebagian berasal dari APBD Bantaeng dan sejumlah dana dari pihak sponsor.

Kadisbudpar Bantaeng Asri Sahrun mengatakan, pengembangan eko wisata ini bersumber dari pemerintah pusat, dengan sistem multiyears, selama tiga tahun. Total anggaran untuk konsep eko wisata ini mencapai Rp8 miliar. Untuk tahap awal, dana yang sudah tersedia sekitar Rp850 juta.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bangkitkan Ekonomi Sulawesi...
Bangkitkan Ekonomi Sulawesi Utara, Mas Menteri Bawa 3G
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Olly Optimistis Ekonomi...
Olly Optimistis Ekonomi Sulawesi Utara Tumbuh 6% di 2021
1.550 Bumdes di Sulawesi...
1.550 Bumdes di Sulawesi Tengah Didorong Jadi Penggerak Ekonomi
BPS: Jawa dan Sulawesi...
BPS: Jawa dan Sulawesi Tumbuh di Atas Ekonomi Nasional
BPS Umumkan Perkembangan...
BPS Umumkan Perkembangan Ekspor-Impor Sulawesi Utara Januari 2021
Berita Terkini
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
21 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
55 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved