Produk asing dikhawatirkan serbu pasar domestik
Senin, 19 November 2012 - 15:24 WIB
Produk asing dikhawatirkan serbu pasar domestik
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sofjan Wanandi berpendapat, jika usulan upah buruh oleh Dewan Pengupahan disetujui, akan menguntungkan pihak asing yang akan memanfaatkan kondisi dengan memasarkan produknya ke pasar dalam negeri.
Hal ini akan memberi imbas negatif terhadap industri dalam negeri. Pasalnya, pengusaha skala kecil dan menengah yang tidak mampu memenuhi kenaikan upah akan mengurangi tenaga kerja atau bahkan gulung tikar.
Di samping itu, kondisi ini juga menyebabkan pengusaha dalam negeri akan menekan biaya dengan melakukan alternatif lain guna memenuhi produksinya. Misalnya, dengan melakukan impor produk dari luar negeri. "Itu alternatifnya," kata dia kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Namun, yang sangat dikhawatirkan adalah masuknya pihak asing, dengan memanfaatkan kondisi ini untuk memasarkan produknya di pasar domestik. Hal ini akan menyebabkan, perusahaan asing bisa menguasai pasar Indonesia.
"Produk kita tidak bisa bersaing, dan produk-produk seperti China itu sudah sangat gampang untuk menguasai pasar dalam negeri," pungkasnya.
Sementara naiknya upah akan menyebabkan industri di dalam negeri terganggu lantaran akan mengalami kerugian. Tiga pihak yang akan menderita kerugian, yakni pengusaha, buruh dan pemerintah.
Hal ini akan memberi imbas negatif terhadap industri dalam negeri. Pasalnya, pengusaha skala kecil dan menengah yang tidak mampu memenuhi kenaikan upah akan mengurangi tenaga kerja atau bahkan gulung tikar.
Di samping itu, kondisi ini juga menyebabkan pengusaha dalam negeri akan menekan biaya dengan melakukan alternatif lain guna memenuhi produksinya. Misalnya, dengan melakukan impor produk dari luar negeri. "Itu alternatifnya," kata dia kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Namun, yang sangat dikhawatirkan adalah masuknya pihak asing, dengan memanfaatkan kondisi ini untuk memasarkan produknya di pasar domestik. Hal ini akan menyebabkan, perusahaan asing bisa menguasai pasar Indonesia.
"Produk kita tidak bisa bersaing, dan produk-produk seperti China itu sudah sangat gampang untuk menguasai pasar dalam negeri," pungkasnya.
Sementara naiknya upah akan menyebabkan industri di dalam negeri terganggu lantaran akan mengalami kerugian. Tiga pihak yang akan menderita kerugian, yakni pengusaha, buruh dan pemerintah.
(rna)
Lihat Juga :