Selamatkan karyawan saya, pesan 'terakhir' Priyono
Senin, 19 November 2012 - 17:33 WIB
Selamatkan karyawan saya, pesan 'terakhir' Priyono
A
A
A
Sindonews.com - Pembubaran BP Migas pada 13 November 2012 lalu mengejutkan banyak pihak, tidak terkecuali Menteri ESDM Jero Wacik dan Kepala BP Migas Raden Priyono.
Mengenai keputusannya untuk segera menjamin seluruh eks karyawan BP Migas tetap bekerja dan hanya dipindahkan ke Satuan Kerja Sementara Pelaksana (SKSP) Migas, Jero mengaku tindakan tersebut diambil atas dasar pesan Priyono kepadanya.
"Memang itu salah satu pesan Pak Priyono kepada saya. Kita diskusi jam setengah dua malam. Pada saat-saat seperti inilah seorang pemimpin ditunggu kebangsaannya," tutur Jero Wacik pada acara Tatap Muka Menteri ESDM dengan Seluruh Pekerja dan Tenaga Penunjang SKSP Migas di City Plaza, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Jero memuji sikap kepemimpinan Priyono yang patut diteladani. Pasalnya, Priyono lebih memikirkan nasib para karyawannya ketimbang dirinya sendiri. "Pak Priyono cuma pesan selamatkan karyawan saya. Dia tidak minta dirinya yang diselamatkan," ujar menteri asal Bali tersebut.
Pasca bubarnya BP Migas ini, sambungnya, Priyono berencana akan menjadi pengamat migas. "Pak priyono saya tanya, you mau kemana abis ini? Dia bilang mau jadi pengamat migas," tukas Jero.
Pembubaran BP Migas ini, menurut Jero, tidak merenggangkan hubungan baiknya dengan Priyono. "Hubungan saya dengan Pak Priyono baik. Santai sekarang beliau," tutupnya.
Mengenai keputusannya untuk segera menjamin seluruh eks karyawan BP Migas tetap bekerja dan hanya dipindahkan ke Satuan Kerja Sementara Pelaksana (SKSP) Migas, Jero mengaku tindakan tersebut diambil atas dasar pesan Priyono kepadanya.
"Memang itu salah satu pesan Pak Priyono kepada saya. Kita diskusi jam setengah dua malam. Pada saat-saat seperti inilah seorang pemimpin ditunggu kebangsaannya," tutur Jero Wacik pada acara Tatap Muka Menteri ESDM dengan Seluruh Pekerja dan Tenaga Penunjang SKSP Migas di City Plaza, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Jero memuji sikap kepemimpinan Priyono yang patut diteladani. Pasalnya, Priyono lebih memikirkan nasib para karyawannya ketimbang dirinya sendiri. "Pak Priyono cuma pesan selamatkan karyawan saya. Dia tidak minta dirinya yang diselamatkan," ujar menteri asal Bali tersebut.
Pasca bubarnya BP Migas ini, sambungnya, Priyono berencana akan menjadi pengamat migas. "Pak priyono saya tanya, you mau kemana abis ini? Dia bilang mau jadi pengamat migas," tukas Jero.
Pembubaran BP Migas ini, menurut Jero, tidak merenggangkan hubungan baiknya dengan Priyono. "Hubungan saya dengan Pak Priyono baik. Santai sekarang beliau," tutupnya.
(gpr)
Lihat Juga :