Jero bersyukur wakilnya bekas BP Migas
Senin, 19 November 2012 - 18:10 WIB
Jero bersyukur wakilnya bekas BP Migas
A
A
A
Sindonews.com - Bubarnya BP Migas jelas bukan masalah sepele, ketidakpastian hukum dalam industri hulu migas dan berbagai masalah lain segera timbul pasca badan tersebut dinyatakan bertentangan dengan konstitusi oleh Mahkamah Konstitusi (MK) pada 13 November 2012 lalu.
Menteri ESDM Jero Wacik mengaku sangat bersyukur memiliki Rudi Rubiandini sebagai Wakil Menteri (Wamen). Pasalnya, Rudi pernah menjadi Deputi Operasional di BP Migas sehingga sangat memahami seluk beluk badan tersebut.
"Untung Wamen saya bekas BP Migas, jadi mudah saya berpikir. Sedikit-sedikit saya tanya ke dia," tutur Jero Wacik di City Plaza, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Jero juga senang melihat kedekatan Wamen-nya tersebut dengan para karyawan BP Migas. "Terus kemarin saya lihat rekamannya, kok banyak sekali yang cium-ciuman sama Pak Wamen. Artinya akrab beliau sama karyawan BP Migas," ujarnya.
Pengalaman Rudi sebagai Deputi Operasional BP Migas terbukti sangat berguna ketika BP Migas tiba-tiba dibubarkan MK. Kementerian ESDM bisa bertindak begitu cepat mengantisipasi situasi genting tersebut berkat bantuan Rudi.
"Kepmen ini dikeluarkan dengan tidak mudah, saya ambil resiko ini. Seluruh operasional BP Migas tidak boleh terganggu. Kita berpacu dengan hari, dengan jam," pungkas Jero.
Menteri ESDM Jero Wacik mengaku sangat bersyukur memiliki Rudi Rubiandini sebagai Wakil Menteri (Wamen). Pasalnya, Rudi pernah menjadi Deputi Operasional di BP Migas sehingga sangat memahami seluk beluk badan tersebut.
"Untung Wamen saya bekas BP Migas, jadi mudah saya berpikir. Sedikit-sedikit saya tanya ke dia," tutur Jero Wacik di City Plaza, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Jero juga senang melihat kedekatan Wamen-nya tersebut dengan para karyawan BP Migas. "Terus kemarin saya lihat rekamannya, kok banyak sekali yang cium-ciuman sama Pak Wamen. Artinya akrab beliau sama karyawan BP Migas," ujarnya.
Pengalaman Rudi sebagai Deputi Operasional BP Migas terbukti sangat berguna ketika BP Migas tiba-tiba dibubarkan MK. Kementerian ESDM bisa bertindak begitu cepat mengantisipasi situasi genting tersebut berkat bantuan Rudi.
"Kepmen ini dikeluarkan dengan tidak mudah, saya ambil resiko ini. Seluruh operasional BP Migas tidak boleh terganggu. Kita berpacu dengan hari, dengan jam," pungkas Jero.
(gpr)
Lihat Juga :