Redam kepanikan, Jero kumpulkan 200 KKKS
Selasa, 20 November 2012 - 09:26 WIB
Redam kepanikan, Jero kumpulkan 200 KKKS
A
A
A
Sindonews.com - Setelah pada siang hari mengumpulkan para karyawan Satuan Kerja Sementara Pengelola Minyak dan Gas Bumi (SKSP Migas) di City Plaza, kemarin Menteri ESDM mengundang makan malam para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Hotel Dharmawangsa.
Jero menerangkan, pertemuannya tadi malam dengan para KKKS bertujuan untuk memberikan jaminan kepastian hukum sehingga aktivitas industri hulu migas dapat berjalan normal.
"Malam ini saya bertemu dengan 200 perusahaan yang bergerak di bidang migas, tujuannya adalah memberi confident pada mereka bahwa dengan situasi yang sekarang bekerjalah normal, tidak usah ragu-ragu, semua kontrak-kontrak yang sudah ada jalan," jelas Jero Wacik selepas pertemuan di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (19/11/2012) malam.
Menurut dia, pertemuan ini amat penting bagi kelangsungan industri hulu migas di tanah air. Bila para KKKS tidak segera diberi jaminan, aktivitas industri hulu migas bisa terganggu dan negara akan rugi Rp1 triliun per hari.
"Bayangkan kalau industri migas ini dengan BP Migas bubar terus bangkrut kacau, jika kita tidak menghasilkan yang Rp300 triliun lebih itu, itu bisa gawat," pungkasnya.
Tindakan-tindakan yang diambil pemerintah dalam waktu relatif singkat, klaim Jero, telah menenangkan dan menjaga kepercayaan para KKKS. "Respon presiden begitu cepat, Menteri ESDM juga cepat sehingga membuat mereka merasa nyaman," tutupnya.
Jero menerangkan, pertemuannya tadi malam dengan para KKKS bertujuan untuk memberikan jaminan kepastian hukum sehingga aktivitas industri hulu migas dapat berjalan normal.
"Malam ini saya bertemu dengan 200 perusahaan yang bergerak di bidang migas, tujuannya adalah memberi confident pada mereka bahwa dengan situasi yang sekarang bekerjalah normal, tidak usah ragu-ragu, semua kontrak-kontrak yang sudah ada jalan," jelas Jero Wacik selepas pertemuan di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (19/11/2012) malam.
Menurut dia, pertemuan ini amat penting bagi kelangsungan industri hulu migas di tanah air. Bila para KKKS tidak segera diberi jaminan, aktivitas industri hulu migas bisa terganggu dan negara akan rugi Rp1 triliun per hari.
"Bayangkan kalau industri migas ini dengan BP Migas bubar terus bangkrut kacau, jika kita tidak menghasilkan yang Rp300 triliun lebih itu, itu bisa gawat," pungkasnya.
Tindakan-tindakan yang diambil pemerintah dalam waktu relatif singkat, klaim Jero, telah menenangkan dan menjaga kepercayaan para KKKS. "Respon presiden begitu cepat, Menteri ESDM juga cepat sehingga membuat mereka merasa nyaman," tutupnya.
(gpr)
Lihat Juga :