UMK Kota Tangerang melebihi DKI Jakarta

Rabu, 21 November 2012 - 14:06 WIB
UMK Kota Tangerang melebihi...
UMK Kota Tangerang melebihi DKI Jakarta
A A A
Sindonews.com - Dewan pengupahan kota (Depeko) yang terdiri dari Pemerintah Kota Tangerang buruh dan pengusaha telah menetapkan UMK Kota Tangerang tahun 2013 sebesar Rp2.203.000, lebih tinggi dari DKI Jakarta.

Dalam rapat pleno di kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang, Selasa (20/11/2012) malam walau sudah ketuk palu, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) tidak menyepakati angka tersebut.

"Hasil rapat pleno menetapkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebesar Rp1.967.049 untuk Kota Tangerang. Sedangkan UMK yang ditetapkan sebesar Rp2.203.000," ungkap Kepala Disnaker Kota Tangerang Abduh Surahman, Rabu (21/11/2012).

Sebelumnya, rapat pleno yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB - 21.30 WIB, sempat berjalan alot. Namun akhirnya, disepakati angka UMK sebesar Rp2.203.000.

Depeko dan perwakilan buruh sudah sepakat, tidak dengan perwakilan Apindo yang mendatangkan empat orang perwakilannya. "Hanya Apindo yang tidak sepakat dengan angka tersebut. Namun, pihak mereka mau menandatangani berita acara hasil rapat pleno," tutur Abduh. Dengan ditandatanganinya hasil rapat pleno tersebut, menurut Abduh sudah sah.

Ketua Apindo Kota Tangerang Gatot Purwanto ketika dimintai tanggapannya terkait UMK Kota Tangerang 2013 yang sudah disahkan, tidak berkomentar banyak. “No comment,” ucapnya singkat ketika ditemui di ruang DPRD Kota Tangerang.

Sementara itu, perwakilan serikat buruh mengaku puas dengan putusan hasil rapat. "Alhamdulillah kami bersyukur dengan putusan hasil rapat, tinggal pengawasannya saja," ungkap ketua Federasi Serikat Pegawai Metal Indonesia (FSPMI) Kota Tangerang, Riden Hatam Azis.

Menanggapi sikap Apindo yang tidak menyetujui hasil rapat, menurut Riden, Apindo harus bisa menerima dan memahami nasib buruh sebenarnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved