Timah targetkan tambang di Myanmar berproduksi 2014
Rabu, 21 November 2012 - 14:20 WIB
Timah targetkan tambang di Myanmar berproduksi 2014
A
A
A
Sindonews.com - PT Timah Tbk (TINS) pada tahun depan akan melakukan ekspansi eksplorasi timah ke Myanmar dengan nilai investasi mencapai USD18 juta. Perseroan menargetkan, tambang timah di Myanmar sudah bisa memproduksi pada 2014.
Nilai investasi eksplorasi timah secara multiyears atau selama tiga tahun sebesar USD18 juta, berasal dari kas internal perusahaan. Rencananya, kegiatan eksplorasi di negara tersebut mulai pada 2013. "Kita mulai eksplorasi tahun depan. Mudah-mudahan 2014 sudah bisa produksi," kata Direktur Utama PT Timah Sukrisno di Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Lebih lanjut Sukrisno menjelaskan, perseroan akan menindaklanjuti penjajakan izin ekspansi di negara tersebut. "Kita mau komunikasi sama yang di sana (Myanmar) dulu, apakah mau sharing profit atau sharing product," ujarnya.
Menurut dia, perseroan akan mengikuti keputusan pemerintah setempat. Mengenai komposisi bagi hasil eksplorasi di tambang tersebut dengan perbandingan 80 persen untuk Timah dan 20 persen pihak Myanmar.
Eksplorasi PT Timah di Myanmar akan dilakukan di Pubyin-Tamok, Myeik District, Tanithary State, Union of Myanmar. Adapun, luas lokasi kegiatan eksplorasi mencapai 100 meter persegi. Jenis mineral yang diekplorasi adalah timah dan mineral sejenisnya, dengan produk yang dihasilkan atau dijual berupa timah putih (tin ingot).
Tujuan dari ekspansi di Myanmar adalah untuk mengembangkan kompentensi inti dan mempertahankan eksistensi sebagai perusahaan timah. Dengan investasi ini, perusahaan timah pelat merah tersebut berharap bisa memberikan nilai dan keuntungan bagi perusahaan.
Nilai investasi eksplorasi timah secara multiyears atau selama tiga tahun sebesar USD18 juta, berasal dari kas internal perusahaan. Rencananya, kegiatan eksplorasi di negara tersebut mulai pada 2013. "Kita mulai eksplorasi tahun depan. Mudah-mudahan 2014 sudah bisa produksi," kata Direktur Utama PT Timah Sukrisno di Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Lebih lanjut Sukrisno menjelaskan, perseroan akan menindaklanjuti penjajakan izin ekspansi di negara tersebut. "Kita mau komunikasi sama yang di sana (Myanmar) dulu, apakah mau sharing profit atau sharing product," ujarnya.
Menurut dia, perseroan akan mengikuti keputusan pemerintah setempat. Mengenai komposisi bagi hasil eksplorasi di tambang tersebut dengan perbandingan 80 persen untuk Timah dan 20 persen pihak Myanmar.
Eksplorasi PT Timah di Myanmar akan dilakukan di Pubyin-Tamok, Myeik District, Tanithary State, Union of Myanmar. Adapun, luas lokasi kegiatan eksplorasi mencapai 100 meter persegi. Jenis mineral yang diekplorasi adalah timah dan mineral sejenisnya, dengan produk yang dihasilkan atau dijual berupa timah putih (tin ingot).
Tujuan dari ekspansi di Myanmar adalah untuk mengembangkan kompentensi inti dan mempertahankan eksistensi sebagai perusahaan timah. Dengan investasi ini, perusahaan timah pelat merah tersebut berharap bisa memberikan nilai dan keuntungan bagi perusahaan.
(rna)
Lihat Juga :