2013, Timah akuisisi 2 tambang batu bara
Rabu, 21 November 2012 - 17:16 WIB
2013, Timah akuisisi 2 tambang batu bara
A
A
A
Sindonews.com - PT Timah Tbk (TINS) menyiapkan dana sebesar Rp500 miliar untuk mengakuisisi tambang batu bara di Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan.
Direktur Utama Timah Tbk Sukrisno mengatakan, perseroan masih dalam tahap negosiasi untuk mengakusisi tambang batu bara pada tahun depan. Untuk merealisasikan aksi korporasinya tersebut, perseroan telah menyiapkan dana dari internal perusahaan senilai Rp500 miliar.
"Nilainya Rp500 miliar untuk akuisisi tambang batu bara di Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan. Yang Sumsel, (tambangnya) lebih besar," kata dia di Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Sukrisno berharap, akuisisi tersebut bisa rampung pada tahun depan. Dia menjelaskan, alasan perusahaan pelat merah tersebut memilih akuisisi tambang batu bara lantaran potensi tambang tersebut yang besar.
"Kita lihat potensinya sangat besar. Sayang kalau tidak dimanfaatkan. Apalagi, kita punya anak perusahaan yang bergerak di batu bara," ujarnya.
Saat ini, kontribusi batu bara perseroan melalui anak usahanya terhadap pendapatan konsolidasi masih minim atau hanya 9 persen. Diharapkan, dengan terealisasinya akusisi dua tambang tersebut akan menambah kontribusi terhadap perseroan kedepan.
Dana untuk akuisisi, kata Sukrisno, berasal dari dana belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan tahun depan senilai Rp2 triliun. Selain untuk akuisisi dan ekspansi usaha, dana belanja modal juga akan digunakan untuk modal kerja. Sumber belanja modal berasal dari internal dan eksternal perusahaan.
Direktur Utama Timah Tbk Sukrisno mengatakan, perseroan masih dalam tahap negosiasi untuk mengakusisi tambang batu bara pada tahun depan. Untuk merealisasikan aksi korporasinya tersebut, perseroan telah menyiapkan dana dari internal perusahaan senilai Rp500 miliar.
"Nilainya Rp500 miliar untuk akuisisi tambang batu bara di Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan. Yang Sumsel, (tambangnya) lebih besar," kata dia di Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Sukrisno berharap, akuisisi tersebut bisa rampung pada tahun depan. Dia menjelaskan, alasan perusahaan pelat merah tersebut memilih akuisisi tambang batu bara lantaran potensi tambang tersebut yang besar.
"Kita lihat potensinya sangat besar. Sayang kalau tidak dimanfaatkan. Apalagi, kita punya anak perusahaan yang bergerak di batu bara," ujarnya.
Saat ini, kontribusi batu bara perseroan melalui anak usahanya terhadap pendapatan konsolidasi masih minim atau hanya 9 persen. Diharapkan, dengan terealisasinya akusisi dua tambang tersebut akan menambah kontribusi terhadap perseroan kedepan.
Dana untuk akuisisi, kata Sukrisno, berasal dari dana belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan tahun depan senilai Rp2 triliun. Selain untuk akuisisi dan ekspansi usaha, dana belanja modal juga akan digunakan untuk modal kerja. Sumber belanja modal berasal dari internal dan eksternal perusahaan.
(rna)
Lihat Juga :