Pemblokiran anggaran, Menkeu tunggu klarifikasi Kemenhan

Kamis, 22 November 2012 - 10:36 WIB
Pemblokiran anggaran,...
Pemblokiran anggaran, Menkeu tunggu klarifikasi Kemenhan
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan pemblokiran anggaran dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dikarenakan ada satu proyek di kementerian tersebut yang masih harus dijernihkan di sesama internal pemerintah.

"Di Kemenhan, ada satu projek yang mesti diklarifikasi di internal pemerintah," ujar Agus di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (22/11/2012).

Agus mengaku tidak dapat memastikan lama proses tersebut. Akan tetapi, jika pihak Kemenhan dapat melakukan klarifikasi, maka anggaran tersebut akan dilepas kembali. "Kalau itu jelas, itu nanti kami akan lepas," tegasnya.

Diketahui pada UU APBN 2013, anggaran kemenhan lebih tinggi dibandingkan dengan kementerian lainnya. Dia menambahkan, seharusnya dalam persoalan ini, pihak penerima anggaran memiliki tanggung jawab penuh.

"Itu anggaran ditanggungjawabkan dari penerima anggaran. Dia tanggung jawab karena mereka yang paling tahu," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, anggaran pertahanan senilai Rp678 miliar dibekukan oleh Kementerian Keuangan tanpa sepengetahuan Kementerian Pertahanan, maupun persetujuan Komisi I DPR. Pembekuan ini diketahui terjadi pascamunculnya laporan Seskab Dipo Alam terkait dugaan kongkalikong di beberapa kementerian ke KPK.

"Memang aneh juga ya Kemenkeu membintangi tanpa persetujuan dari DPR," kata Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Hanura Susaningtyas Kertopati saat dihubungi SINDO, Selasa (20/11/2012).

Legislator yang akrab disapa Nuning itu menerangkan, selama ini pemberian tanda bintang (pembekuan anggaran) dilakukan setelah melalui pembicaraan antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu), DPR, dan Kementerian Pertahanan (Kemhan).
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Minta Para Menteri...
Jokowi Minta Para Menteri Tiru Kementerian PUPR, Belanja Anggaran di Awal Tahun
Demi Pemulihan Ekonomi,...
Demi Pemulihan Ekonomi, KKP Realokasi Anggaran Rp483 Miliar
Komisi IV DPR Dukung...
Komisi IV DPR Dukung Penambahan Pagu Anggaran KKP Rp3,45 Triliun
Tahap II, Kemenag Salurkan...
Tahap II, Kemenag Salurkan 4,6 Juta Bantuan Paket Data untuk Siswa Madrasah
Rincian Pemangkasan...
Rincian Pemangkasan Anggaran Kementerian/Lembaga
Bappenas Pangkas 344...
Bappenas Pangkas 344 Pos Anggaran Kementerian dan Lembaga
Berita Terkini
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
33 menit yang lalu
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
2 jam yang lalu
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
2 jam yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
4 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
5 jam yang lalu
Infografis
Kartu Jakarta Mahasiswa...
Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved