PLN Disjaya tertibkan 700 ribu penunggak

Kamis, 22 November 2012 - 15:52 WIB
PLN Disjaya tertibkan...
PLN Disjaya tertibkan 700 ribu penunggak
A A A
Sindonews.com - Hingga Oktober 2012, tercatat tagihan pelanggan PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (PLN Disjaya) yang menunggak membengkak hingga Rp395 miliar. Demi menekan angka tunggakan ini, PLN melakukan tindakan penertiban terhadap sekitar 700 ribu pelanggan yang menunggak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"PLN Disjaya akan menindak tegas setiap pelanggan yang menunggak sesuai ketentuan. Mulai kemarin kami secara totalitas sudah menerjunkan petugas ke 23 area layanan dari 35 area," tandas Manajer Niaga PLN Dwi Kusnanto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (22/11/2012).

Dwi menjelaskan, berdasarkan peraturan yang berlaku, pelanggan yang tidak membayar tagihan selama dua bulan akan mulai diberi peringatan. Bila tidak membayar sampai tiga bulan atau lebih, sambungan listrik akan dibongkar.

"Mekanismenya begitu pelanggan membayar lewat tanggal 20, maka sudah masuk dalam tunggakan. Dua bulan kami akan ingatkan, tiga bulan atau lebih kami bongkar rampung," jelas dia.

Penertiban ini, lanjutnya, akan difokuskan pada pelanggan golongan umum (rumah tangga dan industri), golongan II (instansi pemerintahan), dan golongan III (pemerintah daerah) sebab ketiga golongan itulah yang tagihannya paling bermasalah.

Adapun golongan I (TNI) juga memilki tunggakan besar juga Rp138 miliar, namun sudah terdapat jaminan penyelesaian. Sedangkan golongan IV (BUMN) bersih dari tunggakan. "Saat ini kami sedang fokus untuk menuntaskan tunggakan dari kode golongan umum, II, dan III," tambah Dwi.

Lebih lanjut, Manager Niaga PLN Disjaya ini mengatakan, penertiban pelanggan ini amat penting untuk dilakukan karena kegiatan operasi PLN Disjaya bisa terganggu bila banyak pelanggan menunggak. Pemasukan dari pembayaran tagihan pelanggan merupakan 'darah' bagi PLN Disjaya.

"Rekening atau penjualan listrik adalah darahnya PLN. Jadi kalau macet, tubuh ini akan terkulai habis," tutup Dwi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Program Ikatan Kerja...
Program Ikatan Kerja PT PLN (Persero) Resmi Dibuka, Ini Persyaratannya!
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
PLN Startup Day 2025...
PLN Startup Day 2025 Dukungan Kembangkan Startup Greentech Indonesia
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Berita Terkini
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
17 menit yang lalu
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
9 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
10 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
10 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
10 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
11 jam yang lalu
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved