Pantai Pangandaran siap kembangkan ekowisata

Kamis, 22 November 2012 - 16:28 WIB
Pantai Pangandaran siap...
Pantai Pangandaran siap kembangkan ekowisata
A A A
Sindonews.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menilai kehadiran ekowisata di setiap tujuan rekreasi atau objek wisata menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata di Indonesia.

Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementrian Pariwisata Firmansyah Rahim menjelaskan, berdasarkan hasil analisa yang dilakukan lembaganya saat ini telah terjadi pergeseran paradigma wisatawan, dari sebelumnya terbiasa melakukan aktivitas mendatangi tempat wisata lalu diam, ternyata sekarang banyak wisatawan yang lebih menyenangi cara-cara eksperimen dalam berwisata.

“Salah satu contoh, saat ini banyak wisatawan yang lebih mengemari berwisata sambil terlibat langsung ketimbang hanya diam dan melihat. Seperti berwisata sambil menanam pohon bersama, melestarikan terumbu karang dan sejenisnya. Potensi ini, harus di jawab, salah satunya oleh ekowisata,” terang Firmansyah usai melakukan penanaman mangrove di Pantai Bulaksetra, Pangandaran, Kamis (22/11/2012).

Firmansyah menambahkan, saat ini pihaknya sudah melirik sejumlah kawasan wisata yang bisa sinergi dengan ekowisata. Salah satunya, objek wisata Pantai Pangandaran, Kabupaten Ciamis.

“Untuk mewujudkan itu, kita harus mulai dari hal-hal yang kecil. Seperti menanam mangrove hari ini kami berusaha melibatkan masyarakat untuk mewujudkan kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan mereka dan berbasis ekowisata,” tandas Firmansyah.

Sekalipun, diakui Firmansyah, penanaman mangrove yang dilakukan di kawasan Pangandaran saat ini belum bertujuan untuk kepentingan wisata. Namun, kedepan bisa dikembangkan untuk ekowisata.

“Saat ini kita semua menyamakan persepsi untuk membangun dan melestarikan mangrove. Selain mangrove, kami juga melestarikan terumbu karang,” tandas Firmansyah.

Dengan terus menerus melakukan pelestarian mangrove dan terumbu karang, maka pemanfaatanya akan dirasakan beberapa tahun ke depan. “Dan kami meyakini, suatu kawasan semakin lestari dan semakin banyak keanekaragaman, maka akan semakin banyak orang yang datang. Dengan begitu, secara otomatis, bisa dilakukan berwisata sekaligus mendidik masyarakat untuk sama-sama melindungi dan melestarikan kawasan konservasi di tempat pariwisata,” tandas Firmansyah.

Firman menyingung, kenapa dipilih Pantai Pangandaran sebagai tempat pelestarian, karena kawasan ini pada 2006 lalu sempat rusak akibat diterjang bencana alam tsunami. “Sekarang, waktunya untuk merehabilitasi kembali dan menjadikan kawasan sebagai ekowisata,” pungkas Firmansyah.

Direktur Indecon Ary S Suhandi menyebutkan, ekowisata yang dimiliki kawasan Objek Wisata Pangandaran masih jauh dari harapan ideal. Pangandaran masih punya potensi ekowisata yang sangat besar untuk dikembangkan lagi.

“Kawasan Pangandaran itu diharapkan ke depan tidak sebatas Pantai Barat dan Pantai Timur saja. Salah satunya, kami sedang membuat suatu kawasan yang bertujuan untuk mendukung pariwisata mengedepankan konservasi lingkungan,” kata Ary.

Camat Pangandaran Dedy Mudyana menyampaikan, bergulirnya perhatian Kementerian Pariwisata untuk kawasan Pangandaran dinilai sangat tepat.

“Saat ini Pangandaran punya kawasan harim laut dengan luas melebihi 17 hektare untuk dijadikan kawasan konservasi mangrove dan nyamplung. Dari 17 hektare lahan yang ada, jumlah pohon yang ada baru tercatat hanya 20 ribu pohon. Artinya kawasan ini masih bisa dikembangkan lagi dan ditanami lebih banyak pohon mangrove,” pungkas Dedy.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Federasi Pariwisata...
Federasi Pariwisata Sarbumusi Dukung Pemerintah Percepat Pemulihan Pariwisata
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
16 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
40 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
46 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved