APLN raih nilai penjualan Rp900 M
Kamis, 22 November 2012 - 19:00 WIB
APLN raih nilai penjualan Rp900 M
A
A
A
Sindonews.com - Emiten pengembangan properti PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) hingga saat ini mendapatkan nilai marketing sales atas penjualan SOHO atau small office home office sebesar Rp900 miliar atau 65 persen dari total keseluruhan unit SOHO.
Pembangunan SOHO juga akan dilengkapi dengan NEO SOHO dan juga SOHO Capital dengan total nilai investasi keseluruhan mencapai Rp2,3 triliun untuk SOHO @Podomoro City.
Executive Director Agung Podomoro Land, Very Y Setiady mengatakan, pembangunan SOHO, SOHO Capital, dan juga NEO SOHO diharapkan mampu melengkapi fasilitas penghuni Podomoro City yang terletak dalam satu kawasan.
Very menambahkan, sumber pendanaan total nilai investasi SOHO @Podomoro City berasal dari kas internal dan juga pinjaman bank.
“Sebesar 65 persen dari 615 unit telah terjual oleh para pembeli yang memang kami targetkan tidak hanya warga Jakarta, tetapi warga Indonesia. Dengan terbangunnya SOHO @Podomoro City diharapkan mampu melengkapi fasilitas para penghuninya,” ujar Very, Kamis (22/11/2012).
Berdiri di lahan seluas 2,3 ha, SOHO @Podomoro City memiliki menara SOHO (Smaal Office Home Office) setinggi 40 lantai dengan 2 lantai di setiap unitnya, NEO SOHO yang merupakan retail yang akan melengkapi Shopping Center Central Park dan juga menara perkantoran (SOHO Capital) setinggi 43 lantai dengan pembagian unit SOHO Capital low zone office untuk disewakan, dan high zone office untuk dijual.
“Untuk SOHO Capital sendiri kami memiliki 129 unit. Kami saat ini baru memasarkan unit high zone office dan sudah terbooking sebanyak 105 unit dalam kurun waktu 2 minggu,” tambahnya.
Adapun harga unit untuk SOHO sebesar Rp 27 juta/m2 dengan tipe unit sebesar 110 m2 dan 120 m2, dan optimis akan sold out. SOHO @Podomoro City yang melakukan Ground Breaking atau pemancangan tiang pertama diharapkan akan rampung pada pertengah 2015.
Pembangunan SOHO juga akan dilengkapi dengan NEO SOHO dan juga SOHO Capital dengan total nilai investasi keseluruhan mencapai Rp2,3 triliun untuk SOHO @Podomoro City.
Executive Director Agung Podomoro Land, Very Y Setiady mengatakan, pembangunan SOHO, SOHO Capital, dan juga NEO SOHO diharapkan mampu melengkapi fasilitas penghuni Podomoro City yang terletak dalam satu kawasan.
Very menambahkan, sumber pendanaan total nilai investasi SOHO @Podomoro City berasal dari kas internal dan juga pinjaman bank.
“Sebesar 65 persen dari 615 unit telah terjual oleh para pembeli yang memang kami targetkan tidak hanya warga Jakarta, tetapi warga Indonesia. Dengan terbangunnya SOHO @Podomoro City diharapkan mampu melengkapi fasilitas para penghuninya,” ujar Very, Kamis (22/11/2012).
Berdiri di lahan seluas 2,3 ha, SOHO @Podomoro City memiliki menara SOHO (Smaal Office Home Office) setinggi 40 lantai dengan 2 lantai di setiap unitnya, NEO SOHO yang merupakan retail yang akan melengkapi Shopping Center Central Park dan juga menara perkantoran (SOHO Capital) setinggi 43 lantai dengan pembagian unit SOHO Capital low zone office untuk disewakan, dan high zone office untuk dijual.
“Untuk SOHO Capital sendiri kami memiliki 129 unit. Kami saat ini baru memasarkan unit high zone office dan sudah terbooking sebanyak 105 unit dalam kurun waktu 2 minggu,” tambahnya.
Adapun harga unit untuk SOHO sebesar Rp 27 juta/m2 dengan tipe unit sebesar 110 m2 dan 120 m2, dan optimis akan sold out. SOHO @Podomoro City yang melakukan Ground Breaking atau pemancangan tiang pertama diharapkan akan rampung pada pertengah 2015.
(gpr)
Lihat Juga :