Investor saham, minim akses KSEI
Jum'at, 23 November 2012 - 06:00 WIB
Investor saham, minim akses KSEI
A
A
A
Sindonews.com - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terus melakukan sosialisasi fasilitas Acuan Kepemilikan Sekuritas KSEI (AKSes).
Ini merupakan kartu yang memberikan fasilitas kepada investor unuk dapat melihat portofolio yang dimilikinya kedalam sistem KSEI. Hanya saja, masih minim investor yang melakukan login.
Kepala Unit Komunikasi PT KSEI, Silvia Dirga mengatakan saat ini investor yang memiliki Single Investor ID (SID) untuk masuk ke kartu AKSes sudah 300.000. Namun yang melakukan login baru sekitar 10 persen saja.
“Masih sedikit yang melakukan login, padahal kartu ini banyak manfaatnya,” jelas Silvia pada Workshop Wartawan “Sosialisasi Fasilitas AKSes KSEI” di Ballroom The Phoenix Hotel Yogyakarta Kamis
(22/11/12).
Menurutnya, selama ini investor merasakan telah nyaman dengan para broker. Mereka membuat enggan untuk melihat transaksi yang ada dalam rekening mereka. Termasuk ada yang enggan karena pertimbangan privasi dan pertimbangan lain.
“Aturannya sudah ada dan mereka ini harusnya bisa mengakses sendiri agar tidak ada broker curang,” tuturnya.
Sistem KSEI ini telah diluncurkan sejak 18 Juni 2009 silam. Fasilitas Investor Area ini menjadi sarana informasi bagi para investor yang memberikan akses langsung melihat dan memonitor posisi dan mutasi portofolio efeknya yang tersimpan di sub rekening efek di KSEI.
Bahkan, KSEI juga telah meluncurkan aplikasi AKSes Mobile sejak 10 Januari 2012 lalu untuk memudahkan investor mengaksesnya. “Kartu ini dapat memberikan perlindungan dan transparasi pada investor yang dapat diakses melalui jaringan internet,” tambahnya.
Branch Managaer UOB Kay Hian Securities Yogyakarta dan Solo, Edwin Jayandaru mengatakan dari pihak investor kartu ini dapat melindungi aset, menjadi acyan informasi dan alat kontrol harta yang ditanamkan di pasar modal.
Kartu ini juga bisa menjadi alat bantu pelayanan kepada nasabah, maupun indikator terpenuhinya aturan bagu perusahaan dan kontrol bagi managemen atas keguiatan yangs ehat. “Kartu ini bisa mencegah penyalahgunaan harta nasabah oleh oknum perusahaan efek,” jelasnya.
Disamping itu dengan mengakses KSEI nasabah juga bisa mencegah manipulasi transaksi efek dan praktek operasional perusahaan efek yang membahayakan kelangsungan perusahaan.
Ini merupakan kartu yang memberikan fasilitas kepada investor unuk dapat melihat portofolio yang dimilikinya kedalam sistem KSEI. Hanya saja, masih minim investor yang melakukan login.
Kepala Unit Komunikasi PT KSEI, Silvia Dirga mengatakan saat ini investor yang memiliki Single Investor ID (SID) untuk masuk ke kartu AKSes sudah 300.000. Namun yang melakukan login baru sekitar 10 persen saja.
“Masih sedikit yang melakukan login, padahal kartu ini banyak manfaatnya,” jelas Silvia pada Workshop Wartawan “Sosialisasi Fasilitas AKSes KSEI” di Ballroom The Phoenix Hotel Yogyakarta Kamis
(22/11/12).
Menurutnya, selama ini investor merasakan telah nyaman dengan para broker. Mereka membuat enggan untuk melihat transaksi yang ada dalam rekening mereka. Termasuk ada yang enggan karena pertimbangan privasi dan pertimbangan lain.
“Aturannya sudah ada dan mereka ini harusnya bisa mengakses sendiri agar tidak ada broker curang,” tuturnya.
Sistem KSEI ini telah diluncurkan sejak 18 Juni 2009 silam. Fasilitas Investor Area ini menjadi sarana informasi bagi para investor yang memberikan akses langsung melihat dan memonitor posisi dan mutasi portofolio efeknya yang tersimpan di sub rekening efek di KSEI.
Bahkan, KSEI juga telah meluncurkan aplikasi AKSes Mobile sejak 10 Januari 2012 lalu untuk memudahkan investor mengaksesnya. “Kartu ini dapat memberikan perlindungan dan transparasi pada investor yang dapat diakses melalui jaringan internet,” tambahnya.
Branch Managaer UOB Kay Hian Securities Yogyakarta dan Solo, Edwin Jayandaru mengatakan dari pihak investor kartu ini dapat melindungi aset, menjadi acyan informasi dan alat kontrol harta yang ditanamkan di pasar modal.
Kartu ini juga bisa menjadi alat bantu pelayanan kepada nasabah, maupun indikator terpenuhinya aturan bagu perusahaan dan kontrol bagi managemen atas keguiatan yangs ehat. “Kartu ini bisa mencegah penyalahgunaan harta nasabah oleh oknum perusahaan efek,” jelasnya.
Disamping itu dengan mengakses KSEI nasabah juga bisa mencegah manipulasi transaksi efek dan praktek operasional perusahaan efek yang membahayakan kelangsungan perusahaan.
(gpr)
Lihat Juga :