Pertumbuhan ekonomi DIY menggemberikan

Kamis, 22 November 2012 - 20:28 WIB
Pertumbuhan ekonomi...
Pertumbuhan ekonomi DIY menggemberikan
A A A
Sindonews.com - Pertumbuhan ekonomi di DIY, cukup menggembirakan. Sampai dengan saat ini pertumbuhan ekonomi mencapai 5,26 persen. Meskipun sedikit lebih rendah dari nasional, namun dibanding periode sama tahun lalu, jauh tumbuh pesat.

“Pertumbuhan PDRB kita tumbuh 5,26 persen sedikit dibawah nasional,” jelas Kepala Bank Indonesia Perwakilan Yogyakarta Mahdi Mahmudy, saat membuka workshop wirausaha di kantor BI Yogyakarta, Kamis (22/11/12).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang diraih telah mendorong tumbuhnya tingkat konsumsi dan investasi. Yogyakarta banyak diincar investor untuk menanamkan modalnya. Kondisi ini juga membuat daya beli masyarakat tetap terjaga. Terbukti nilai tukar petani cukup tinggi.

Termasuk remitensi (kiriman uang dari luar negeri) juga mengalami peningkatan. Bahkan kini banyak investor property nasional yang masuk untuk membuka usaha di Yogyakarta. “Inflasi DIY hanya 3,62 persen dan masih cukup terkendali,” tegas Mahdi.

Bank Indonesia, juga terus menjaga kemitraan dengan para pelaku usaha yang merupakan respondennya. Salah satunya dengan melakukan survey kegiatan dunia usaha, konsumen, penjualan eceran, properti dan residential harga serta survey pemantauan harga. "Kami akan melakukan berbagai survey untuk memastikan keberlangsungan ekonomi tetap terkendali," tutur Mahdi.

BI juga berusaha mengetahui statistik lalu lintas devisa serta tingkat remitansi yang dilakukan oleh para Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Dari beberapa kali survey yang mereka lakuk, pihaknya dapat menyimpulkan tingginya remitansi dari TKI yang masuk ke DIY.

Workshop yang digelar di kantor Bank Indonesia Yogyakarta, menghadirkan pengusaha Jamur, Ratidjo dan pemilik usaha laundry kiloan Simply Fresh, Agung Nugroho Susanto.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina SMEXPO Geliatkan...
Pertamina SMEXPO Geliatkan Ekonomi Rakyat di Yogyakarta
Dongkrak Ekonomi Warga...
Dongkrak Ekonomi Warga Jogja, Nara Kupu Gelar Lagi Pasar Sayur dan Pets Day Out
Tiga Jurus Sandiaga...
Tiga Jurus Sandiaga Tingkatkan Daya Saing Pelaku Parekraf
Wamenkop Sebut Yogyakarta...
Wamenkop Sebut Yogyakarta Bisa Jadi Role Model Daerah Bersistem Ekonomi Pancasila
Ekonomi Jatim Alami...
Ekonomi Jatim Alami Kontraksi, Pertumbuhannya Kalah Dari Banten dan Yogyakarta
Sukuk Ritel SR016 Bakal...
Sukuk Ritel SR016 Bakal Dirilis, Investasi Syariah yang Aman dan Dijamin Negara
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved