Obyek wisata DIY dilengkapi asuransi
Jum'at, 23 November 2012 - 16:01 WIB
Obyek wisata DIY dilengkapi asuransi
A
A
A
Sindonews.com – Keberadaan obyek pariwisata yang ada di Yogyakarta, telah dilengkapi dengan jaminan asuransi. Ini merupakan bentuk pertanggungjawab pengelola untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan, mengingat Yogyakarta merupakan kota pariwisata yang banyak diserbu wisatawan.
Dari sejumlah tempat wisata di Yogyakarta, hanya kebon binatang Gembiraloka saja yang belum
dilengkapi dengan asuransi.
Kepala Cabang Asuransi Jasaraharja Putera, Tatag Swasana dari seluruh obyek wisata yang ada di DIY, hanya tinggal Gembiraloka yang belum ada jaminan asuransinya. Padahal, asuransi sangat penting untuk melindungi pengunjung.
Mereka yang mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan luka ataupun meninggal akan diberikan santunan. Menurutnya, premi yang dibayarkan juga nilainya sangat kecil. Dari setiap tiket yang terjual, hanya Rp200 yang merupakan premi asuransi. Dari premi inilah dipakai untuk memberikan santunan.
“Hampir seluruhnya sudah kita jamin asuransinya, tinggal Gembiraloka,” jelas Tatag.
PT Jasa Raharja Putera sendiri, telah beberapa kali melakukan pendekatan kepada pengelola Gembiraloka untuk ikut asuransinya. Namun dengan berbagai pertimbangan, mereka menolak dan tidak masuk dalam asuransi dan memilih mengelola dana asuransi secara mandiri.
Cara seperti ini, tidak diperkenankan sesuai dengan UU perlindungan konsumen. Setiap obyek wisata harus menyerahkan santunan kepada asuransi. Apalagi Gembiraloka merupakan salah satu obyek wisata yang cukup riskan terjadinya kecelakaan, mulai dari serangan binatang buas,
jatuh hingga kecelakaan yang lain.
“Hotel, restoran saja banyak yang memberikan asuransi,” ujarnya. Selama ini, PT Jasa Raharja Putera telah banyak mengeluarkan santunan kepada para korban. Setidaknya ada sekitar 18 obyek wisata yang rawan.
Terbanyak kasus kecelakaan terjadi di obyek wisata pantai di Parangtritis. “Kasus terakahir anak tenggelam di pantai Baru Bantul,” tegasnya.
Dari sejumlah tempat wisata di Yogyakarta, hanya kebon binatang Gembiraloka saja yang belum
dilengkapi dengan asuransi.
Kepala Cabang Asuransi Jasaraharja Putera, Tatag Swasana dari seluruh obyek wisata yang ada di DIY, hanya tinggal Gembiraloka yang belum ada jaminan asuransinya. Padahal, asuransi sangat penting untuk melindungi pengunjung.
Mereka yang mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan luka ataupun meninggal akan diberikan santunan. Menurutnya, premi yang dibayarkan juga nilainya sangat kecil. Dari setiap tiket yang terjual, hanya Rp200 yang merupakan premi asuransi. Dari premi inilah dipakai untuk memberikan santunan.
“Hampir seluruhnya sudah kita jamin asuransinya, tinggal Gembiraloka,” jelas Tatag.
PT Jasa Raharja Putera sendiri, telah beberapa kali melakukan pendekatan kepada pengelola Gembiraloka untuk ikut asuransinya. Namun dengan berbagai pertimbangan, mereka menolak dan tidak masuk dalam asuransi dan memilih mengelola dana asuransi secara mandiri.
Cara seperti ini, tidak diperkenankan sesuai dengan UU perlindungan konsumen. Setiap obyek wisata harus menyerahkan santunan kepada asuransi. Apalagi Gembiraloka merupakan salah satu obyek wisata yang cukup riskan terjadinya kecelakaan, mulai dari serangan binatang buas,
jatuh hingga kecelakaan yang lain.
“Hotel, restoran saja banyak yang memberikan asuransi,” ujarnya. Selama ini, PT Jasa Raharja Putera telah banyak mengeluarkan santunan kepada para korban. Setidaknya ada sekitar 18 obyek wisata yang rawan.
Terbanyak kasus kecelakaan terjadi di obyek wisata pantai di Parangtritis. “Kasus terakahir anak tenggelam di pantai Baru Bantul,” tegasnya.
(rna)
Lihat Juga :