Jero minta masyarakat beralih ke BBM nonsubsidi
Senin, 26 November 2012 - 11:34 WIB
Jero minta masyarakat beralih ke BBM nonsubsidi
A
A
A
Sindonews.com - Sabtu lalu, PT Pertamina (Persero) mengungkapkan kekhawatiran akan terjadinya kekurangan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada akhir tahun 2012 ini.
Ketika ditanya mengenai hal ini, Menteri ESDM Jero Wacik menganggap kekurangan pasokan BBM subsidi sebagai masalah kecil.
"Ya beda-beda tipis lah. Kalau menunggu negara kalau beda seminggu bisa diutak-atik sedikit lah," ucap Jero Wacik sebelum mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Menurut Jero, seharusnya masyarakat yang mampu menggunakan BBM nonsubsidi agar tidak terjadi krisis BBM bersubsidi pada akhir tahun ini. "Kalau masyarakat mau berkontribusi, kalau sudah tahu mepet begitu ya berpindahlah ke nonsubsidi. Jadi, yang subsidi untuk yang susah-susah banget, jadi aman negaranya," tukas dia.
Seperti diketahui, Pertamina mengaku khawatir kuota BBM bersubsidi tidak mencukupi hingga akhir tahun 2012 ini. Pasalnya, permintaan BBM bersubsidi hingga 20 November 2012 selalu melampaui jatah yang telah ditetapkan.
"Artinya telah terjadi over penyaluran terhadap kuota bulan berjalan masing-masing sekitar 1 persen untuk premium dan 4 persen untuk solar dan masih ada potensi terjadi over (kelebihan) kuota sampai akhir 2012," terang VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam keterangan tertulisnya beberapa waktu lalu. .
Ketika ditanya mengenai hal ini, Menteri ESDM Jero Wacik menganggap kekurangan pasokan BBM subsidi sebagai masalah kecil.
"Ya beda-beda tipis lah. Kalau menunggu negara kalau beda seminggu bisa diutak-atik sedikit lah," ucap Jero Wacik sebelum mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Menurut Jero, seharusnya masyarakat yang mampu menggunakan BBM nonsubsidi agar tidak terjadi krisis BBM bersubsidi pada akhir tahun ini. "Kalau masyarakat mau berkontribusi, kalau sudah tahu mepet begitu ya berpindahlah ke nonsubsidi. Jadi, yang subsidi untuk yang susah-susah banget, jadi aman negaranya," tukas dia.
Seperti diketahui, Pertamina mengaku khawatir kuota BBM bersubsidi tidak mencukupi hingga akhir tahun 2012 ini. Pasalnya, permintaan BBM bersubsidi hingga 20 November 2012 selalu melampaui jatah yang telah ditetapkan.
"Artinya telah terjadi over penyaluran terhadap kuota bulan berjalan masing-masing sekitar 1 persen untuk premium dan 4 persen untuk solar dan masih ada potensi terjadi over (kelebihan) kuota sampai akhir 2012," terang VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam keterangan tertulisnya beberapa waktu lalu. .
(rna)
Lihat Juga :