ETWA raih pinjaman dari BRI Rp465,9 M
Selasa, 27 November 2012 - 17:11 WIB
ETWA raih pinjaman dari BRI Rp465,9 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp465,94 miliar.
Presiden Direktur ETWA Immanuel Sutarto mengatakan, fasilitas pinjaman tersebut diberikan BRI kepada dua anak usahanya. "Penandatanganan akad kredit antara PT Malindo Persada Khatulistiwa (MPK) dan PT kaiska Bhumi Semesta (MBS) dengan BRI telah dilakukan kemarin," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/11/2012).
Dia menjelaskan, penandatanganan akad kredit sehubungan fasilitas kredit investasi kebun plasma pola kredit pengembangan energi nabati dan revitalisasi pertanian atas nama dua anak usaha perseroan. Adapun plafon kredit untuk MPK senilai Rp232,97 miliar terdiri dari kredit investasi pokok/efektif kebun plasma senilai Rp178,57 miliar dan kredit investasi interst sebelum konstruksi Rp54,4 miliar.
Kredit ini akan digunakan untuk pengembangan kebun kelapa sawit (plasma) seluas 3.600 hektare (ha), yang berlokasi di Desa Suka Maju dan Karangan, kecamatan Mempawah Hulu, Kalimantan Barat. Pinjaman ini memiliki jangka waktu 10 tahun.
Sementara, plafon pinjaman untuk MBS dengan nilai yang sama akan dialokasikan untuk kredit investasi dan kredit investasi sebelum konstruksi dengan porsi yang sama dengan MPK. Pinjaman ini digunakan untuk pengembangan kebun kelapa sawit (plasma) seluas 3.600 ha, berlokasi di Desa Tampi dan Semenok, kecamatan Mandor, Kalimantan Barat. Jangka waktu pinjaman untuk MBS lebih panjang dua tahun dibanding MPK atau mencapai 12 tahun.
Presiden Direktur ETWA Immanuel Sutarto mengatakan, fasilitas pinjaman tersebut diberikan BRI kepada dua anak usahanya. "Penandatanganan akad kredit antara PT Malindo Persada Khatulistiwa (MPK) dan PT kaiska Bhumi Semesta (MBS) dengan BRI telah dilakukan kemarin," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/11/2012).
Dia menjelaskan, penandatanganan akad kredit sehubungan fasilitas kredit investasi kebun plasma pola kredit pengembangan energi nabati dan revitalisasi pertanian atas nama dua anak usaha perseroan. Adapun plafon kredit untuk MPK senilai Rp232,97 miliar terdiri dari kredit investasi pokok/efektif kebun plasma senilai Rp178,57 miliar dan kredit investasi interst sebelum konstruksi Rp54,4 miliar.
Kredit ini akan digunakan untuk pengembangan kebun kelapa sawit (plasma) seluas 3.600 hektare (ha), yang berlokasi di Desa Suka Maju dan Karangan, kecamatan Mempawah Hulu, Kalimantan Barat. Pinjaman ini memiliki jangka waktu 10 tahun.
Sementara, plafon pinjaman untuk MBS dengan nilai yang sama akan dialokasikan untuk kredit investasi dan kredit investasi sebelum konstruksi dengan porsi yang sama dengan MPK. Pinjaman ini digunakan untuk pengembangan kebun kelapa sawit (plasma) seluas 3.600 ha, berlokasi di Desa Tampi dan Semenok, kecamatan Mandor, Kalimantan Barat. Jangka waktu pinjaman untuk MBS lebih panjang dua tahun dibanding MPK atau mencapai 12 tahun.
(rna)
Lihat Juga :