Tiga Pilar terbitkan obligasi Rp1 T
Rabu, 28 November 2012 - 10:26 WIB
Tiga Pilar terbitkan obligasi Rp1 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) berencana menerbitkan obligasi Rp1 triliun pada kuartal I/2013. Sekitar 99 persen dana dari hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk me-refinancing utang kepada sejumlah perbankan. Sisanya untuk biaya penerbitan obligasi.
Chief Financial Officer AISA Sjambiri Lioe mengatakan, obligasi yang akan diterbitkan merupakan obligasi rupiah. Namun, sejumlah investor asing diperkirakan tertarik memiliki obligasi yang akan diterbitkan tersebut. Apalagi, perseroan memiliki kinerja yang baik. “Tenornya sekitar lima tahun,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta kemarin.
Dia memperkirakan, refinancing melalui penerbitan obligasi akan mengurangi beban bunga perseroan hingga 1,5 perseroan. Pada saat ini, perseroan tengah menunggu hasil rating obligasi dari lembaga pemeringkat serta dalam proses memilih perusahaan yang akan ditunjuk sebagai penjamin emisi.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 30 Juni diketahui liabilitas perseroan mencapai Rp1,73 triliun. Sedangkan, utang jangka panjang perseroan yakni Bank Mandiri senilai Rp366,44 miliar, Bank UOB Buana sebesar Rp189,47 miliar, Bank Muamalat Indonesia Rp106,65 miliar, Rabobank International Indonesia Rp165,52 miliar, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Rp84,98 miliar, dan Bank Rakyat Indonesia sebesar Rp33,47 miliar.
Terkait kinerja, pada 2013 perseroan menargetkan pendapatan Rp5,2 triliun. Untuk merealisasikan target tersebut, perseroan telah mengeluarkan beberapa produk baru serta memperluas pasar. Tahun ini, perseroan mengharapkan bisa membukukan pendapatan Rp2,97 triliun.
Chief Financial Officer AISA Sjambiri Lioe mengatakan, obligasi yang akan diterbitkan merupakan obligasi rupiah. Namun, sejumlah investor asing diperkirakan tertarik memiliki obligasi yang akan diterbitkan tersebut. Apalagi, perseroan memiliki kinerja yang baik. “Tenornya sekitar lima tahun,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta kemarin.
Dia memperkirakan, refinancing melalui penerbitan obligasi akan mengurangi beban bunga perseroan hingga 1,5 perseroan. Pada saat ini, perseroan tengah menunggu hasil rating obligasi dari lembaga pemeringkat serta dalam proses memilih perusahaan yang akan ditunjuk sebagai penjamin emisi.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 30 Juni diketahui liabilitas perseroan mencapai Rp1,73 triliun. Sedangkan, utang jangka panjang perseroan yakni Bank Mandiri senilai Rp366,44 miliar, Bank UOB Buana sebesar Rp189,47 miliar, Bank Muamalat Indonesia Rp106,65 miliar, Rabobank International Indonesia Rp165,52 miliar, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Rp84,98 miliar, dan Bank Rakyat Indonesia sebesar Rp33,47 miliar.
Terkait kinerja, pada 2013 perseroan menargetkan pendapatan Rp5,2 triliun. Untuk merealisasikan target tersebut, perseroan telah mengeluarkan beberapa produk baru serta memperluas pasar. Tahun ini, perseroan mengharapkan bisa membukukan pendapatan Rp2,97 triliun.
(rna)
Lihat Juga :