Pemerintah manfaatkan BUMN untuk investasi infrastruktur
Rabu, 28 November 2012 - 11:17 WIB
Pemerintah manfaatkan BUMN untuk investasi infrastruktur
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menilai kinerja perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) untuk mempercepat proyek infastruktur di Indonesia saat ini semakin baik. Pasalnya, jika dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, BUMN lebih berorientasi mencari keuntungan tanpa memikirkan berinvestasi.
"Seperti itu fokusnya, selain itu tidak ingin mengutang untuk ekspansi bisnis tapi ingin punya uang tunai banyak," ujarnya di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (28/11/2012).
Maka dari itu, sangat tepat pilihan pemerintah untuk memanfaatkan BUMN dan swasta dalam program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
"Kita lihat BUMN itu pengendali infrastruktur besar di Indonesia, seperti bandara, pelabuhan, jalan tol, telekomunikasi, listrik," jelas Menkeu.
Pengembangan usaha perusahaan plat merah tersebut, menurut Agus merupakan hal yang penting dilakukan karena sebagian besar bidang usaha yang dilakukan menyangkut kepentingan masyarakat.
Ini seiring dengan peningkatan ekonomi Indonesia saat ini, dimana kebutuhan akan pelayanan umum yang baik dan memadai akan meningkat. "Jadi, kalau memang mereka tidak investasi, itu tidak akan efisien," pungkasnya.
"Seperti itu fokusnya, selain itu tidak ingin mengutang untuk ekspansi bisnis tapi ingin punya uang tunai banyak," ujarnya di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (28/11/2012).
Maka dari itu, sangat tepat pilihan pemerintah untuk memanfaatkan BUMN dan swasta dalam program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
"Kita lihat BUMN itu pengendali infrastruktur besar di Indonesia, seperti bandara, pelabuhan, jalan tol, telekomunikasi, listrik," jelas Menkeu.
Pengembangan usaha perusahaan plat merah tersebut, menurut Agus merupakan hal yang penting dilakukan karena sebagian besar bidang usaha yang dilakukan menyangkut kepentingan masyarakat.
Ini seiring dengan peningkatan ekonomi Indonesia saat ini, dimana kebutuhan akan pelayanan umum yang baik dan memadai akan meningkat. "Jadi, kalau memang mereka tidak investasi, itu tidak akan efisien," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :