Buruh nilai ancaman pengusaha cuma gertak sambal
Kamis, 29 November 2012 - 15:05 WIB
Buruh nilai ancaman pengusaha cuma gertak sambal
A
A
A
Sindonews.com - Baru-baru ini, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengeluarkan ancaman akan melakukan penutupan usaha bila pemerintah tidak mendengarkan aspirasi pengusaha dalam penetapan upah minimum provinsi (UMP).
Mengenai ancaman pengusaha ini, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai ancaman tersebut tidak lebih dari sekedar gertak sambal.
"Ngancam-ngancam terus nyatanya nggak pindah-pindah itu. Kalau mau pindah, pindah saja, memang gampang mau pindah?" kata Ketua Majelis Nasional KSPI Sjaiful DP dalam Seminar Permasalahan Outsourcing Pasca Permenakertrans No.19/2012 di Hotel Gren Alia, Jakarta, Kamis (29/11/2012).
Sjaiful menambahkan, para buruh tidak percaya dengan pengakuan para pengusaha bahwa UMP DKI Jakarta sebesar Rp2,2 juta terlalu berat. "Saya tidak percaya kalau pengusaha itu nggak sanggup bayar," lanjutnya.
Lagipula, menurutnya, tidak mungkin negara bangkrut akibat tingginya upah minimum buruh. "Tidak ada satu negara bangkrut karena upah buruh tinggi," tukas dia.
Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengeluarkan ancaman akan menutup usaha karena merasa pemerintah sudah tidak mau mendengarkan aspirasi para pengusaha. "Kalau sekarang bukan lockout lagi, tapi tutup saja," tegas Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi kepada Sindonews pekan lalu.
Mengenai ancaman pengusaha ini, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai ancaman tersebut tidak lebih dari sekedar gertak sambal.
"Ngancam-ngancam terus nyatanya nggak pindah-pindah itu. Kalau mau pindah, pindah saja, memang gampang mau pindah?" kata Ketua Majelis Nasional KSPI Sjaiful DP dalam Seminar Permasalahan Outsourcing Pasca Permenakertrans No.19/2012 di Hotel Gren Alia, Jakarta, Kamis (29/11/2012).
Sjaiful menambahkan, para buruh tidak percaya dengan pengakuan para pengusaha bahwa UMP DKI Jakarta sebesar Rp2,2 juta terlalu berat. "Saya tidak percaya kalau pengusaha itu nggak sanggup bayar," lanjutnya.
Lagipula, menurutnya, tidak mungkin negara bangkrut akibat tingginya upah minimum buruh. "Tidak ada satu negara bangkrut karena upah buruh tinggi," tukas dia.
Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengeluarkan ancaman akan menutup usaha karena merasa pemerintah sudah tidak mau mendengarkan aspirasi para pengusaha. "Kalau sekarang bukan lockout lagi, tapi tutup saja," tegas Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi kepada Sindonews pekan lalu.
(rna)
Lihat Juga :