Butuh gedung OJK, Muliaman rayu Menkeu

Jum'at, 30 November 2012 - 11:05 WIB
Butuh gedung OJK, Muliaman...
Butuh gedung OJK, Muliaman rayu Menkeu
A A A
Sindonews.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad terus berupaya menyiapkan gedung baru untuk operasional intansinya. Dalam sebuah acara penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait penggunaan kekayaan negara dan dokumen dengan Kementerian Keuangan, Muliaman kembali mengungkapkan keinginannya tersebut.

"Saya rasa Pak Agus (Menteri Keuangan) sepakat dengan saya bahwa idealnya sebuah instansi bekerja di tempat atau gedung yang sama," ucapnya di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Jumat (30/11/2012).

Dalam operasionalnya, Muliaman menjelaskan, saat ini OJK menggunakan Gedung Bidakara untuk menjalankan operasionalnya para Dewan Komisioner dan Gedung Bapepam-LK untuk operasional bagian pengawasan pasar modal. Nantinya, OJK juga akan menggunakan Gedung Bank Indonesia (BI) untuk pengawasan perbankan.

"Idealnya kan satu, masa orangtua dan anak-anaknya jangan pisah terlalu jauh. Kemudian, kita ingin punya satu (gedung operasional OJK)," tegas Muliaman.

Menurutnya, kondisi saat ini untuk sementara dimaklumi agar kinerja lembaga baru ini tetap berjalan. "Jadi (sekarang) belum, nanti kita pikirkan. Saya juga tidak ingin ini menjadi isu yang menggangu pekerjaan, tapi yang penting bagaimana kita bisa tetap koordinasi oleh OJK," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
5 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
47 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved