Polri: Masalah pertambangan berakar dari perizinan

Rabu, 05 Desember 2012 - 15:58 WIB
Polri: Masalah pertambangan...
Polri: Masalah pertambangan berakar dari perizinan
A A A
Sindonews.com - Hari ini Komisi VII dan komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat gabungan dengan Dirjen Minerba Kementerian ESDM dan Kabareskim Polri. Rapat tersebut membicarakan masalah-masalah illegal mining.

Kabareskim Mabes Polri, Komjen Pol Sutarman mengatakan, untuk mengatasi persoalan pertambangan, maka ijin pertambangan harus diperketat.

"Semestinya pengetatan pertambangan itu harus dari aspek perizinan ya. Kalau yang ilegal kita tangkepin sudah. Sekarang yang menjadi persoalan itu ya izinnya macem-macem. Diberikan ijin yang tumpang tindih sehingga memberikan dampak-dampak krusial yang terjadi di ulayat yang akhirnya menimbulkan benturan dan benturan menimbulkan masalah baru juga kerusakan lingkungan yang luar biasa," ujar Sutarman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/12/2012).

Selain melakukan penegakan hukum, maka harus dilakukan pengawasan secara ketat. Menurutnya untuk menertibkan ijin pertambangan, sebaiknya untuk sementara dilakukan moratorium.

"Saya kira memang ke depan itu ada satu semacam moratorium untuk menertibkan itu seluruhnya baru kemudian diberikan perijinan yang sangat hebat," pungkasnya.

Sutarman menyarankan, diperbolehkan menambang tapi pihak yang menambang menyetorkan 10 persen ke negara. Hal itu dimaksudkan demi kepentingan kesejahteraan rakyat.

"Jadi kalau pertambangan hanya untuk kepentingan kekayaan orang-orang tertentu maka itulah yang perlu dikritisi dari aspek perizinan, jadi bukan hanya aspek penegakan hukum saja," ujarnya.

Namun, Sutarman menanpik bahwa penegakan hukum dalam illegal mining sangat lemah, tapi setelah disetop namun masih mempunyai izin lagi. "Penegakan hukum saya kira nggak lemah. Penegakan hukum saya pikir berjalan. Rata-rata yang kita tangani dalam satu tahun antara 200 sampe 300 masalah pertambangan, perkebunan dan kehutanan," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Isu Terima Izin Tambang,...
Isu Terima Izin Tambang, Muhammadiyah Gelar Konsolidasi Nasional Akhir Pekan Ini
Perpanjangan Kontrak...
Perpanjangan Kontrak Vale Menjadi IUPK Perlu Kajian Tim Independen
Muhammadiyah Diisukan...
Muhammadiyah Diisukan Terima Izin Tambang, Sekretaris PP: Tunggu Penjelasan Resmi Ketum dan Sekum
Muhammadiyah Ingin Jadi...
Muhammadiyah Ingin Jadi Role Model Pengelolaan Tambang yang Tak Rusak Lingkungan dan Disparitas Sosial
Bagi-bagi Izin Tambang...
Bagi-bagi Izin Tambang Dikhawatirkan Rusak Tata Kelola Sektor Minerba
Penertiban Aktivitas...
Penertiban Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin Harus Tuntas
Berita Terkini
Perkuat Operasional...
Perkuat Operasional Rendah Karbon, Danone Indonesia Operasikan PLTS di 11 Pabrik
10 menit yang lalu
Tingkatkan Produktivitas...
Tingkatkan Produktivitas Petani, Mahindra-RMA Indonesia Luncurkan Mahindra OJA 3140
40 menit yang lalu
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
1 jam yang lalu
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000, Kini Dibanderol Rp2,61 Juta per Gram
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Dibuka...
Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah ke Rp18.068, Tersengat Kabar Independensi BI
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved