Apindo : Biaya birokrasi di Indonesia 3 kali lipat

Kamis, 06 Desember 2012 - 13:40 WIB
Apindo : Biaya birokrasi...
Apindo : Biaya birokrasi di Indonesia 3 kali lipat
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menyatakan, pengeluaran perusahaan di Indonesia untuk birokrasi sangat besar. Nilai ini tiga kali lipat dibanding pengeluaran perusahaan untuk birokrasi di luar negeri.

Menurut Sofjan, pengeluaran perusahaan untuk birokrasi di luar negeri hanya sekitar 5-6 persen, sedangkan Indonesia mampu mencapai 15 persen. "Besar sekali, ya kita sekarang kalau ongkos-ongkos kita 15 persen dari biaya kita," ujar Sofjan di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (6/12/2012).

Apalagi, lanjut Sofjan dalam kasus birokrasi di negara ini, sistem ilegal lebih banyak dibandingkan dengan legal. Hal ini menyebabkan kompetisi dengan barang-barang impor makin memberatkan industri dalam negeri.

"Birokrasi yang ilegal-ilegal, itu lebih banyak dari yang legal-legal. Dan itu, yang bikin kita tidak bisa kompetisi. Sekarang demo buruh, kita yang beradu dan bikin pusing," jelasnya.

Sofjan menegaskan, musuh utama industri dalam negeri saat ini adalah produk impor. Jika efisiensi tidak bisa diciptakan, maka sangat sulit untuk mempertahankan perusahaan di Indonesia.

"Kita dari dulu sampai sekarang tidak pernah mengefesiensikan untuk mengurangi birokrasi dan juga hal-hal seperti itu. Tapi ini malah bertambah dengan otonomi daerah dan itu yang harus kita jaga," pungkasnya.

Terkait efisiensi, Sofjan menambahkan, percepatan pembangunan infrastruktur juga mesti dilakukan. Beberapa regulasi yang mendorong, seperti pembebasan lahan akan sangat membantu pengusaha dalam menyalurkan investasinya.

"Jadi baik di buruh, di birokrasi dan infrastrukturnya. Jadi, mungkin kita tidak bisa kompetisi di luar. Jadi, juga bukan karena buruhnya saja, pemerintah harus tanggung jawab juga. Jangan semua dibebankan ke kita (pengusaha). Kita tidak bsa mengkompetisi lagi," ujarnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PERPRINDO dan APINDO...
PERPRINDO dan APINDO Berdiskusi Terkait Wacana Pemindahan Pelabuhan Impor ke Wilayah Timur
Gelar Musprov, APINDO...
Gelar Musprov, APINDO Sulsel Pasang Standar Tinggi untuk Calon Ketua Umum
Musprov Apindo Sulsel...
Musprov Apindo Sulsel Diundur, Penjaringan Kandidat Diperpanjang
Apindo Sulsel Bakal...
Apindo Sulsel Bakal Gelar Pasar Ramadhan di Lapangan Hasanuddin
Kunjungi APINDO, Unifam...
Kunjungi APINDO, Unifam Bahas Kolaborasi dan Industri FMCG ke Depan
Bazar Ramadan Apindo...
Bazar Ramadan Apindo Makassar:
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved