Raih BUMN terbaik, KAI bagikan bonus karyawan
Jum'at, 07 Desember 2012 - 10:10 WIB
Raih BUMN terbaik, KAI bagikan bonus karyawan
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ignasius Jonan menyatakan penobatan Best of The Best BUMN terbaik 2012 pada perseroannya merupakan penobatan dengan tantangan yang besar. Jonan berjanji akan memberikan bonus kepada karyawannya atas prestasi ini.
Seperti yang diketahui, KAI mendapatkan predikat tersebut setelah merebut empat penghargaan utama dan menyisihkan 54 BUMN lainnya. "Kami dinobatkan, tantangan yang besar," ungkap Jonan setelah mendapatkan penghargaan di Hotel Four Season, Jakarta, Kamis (6/12/2012) malam.
Jonan mengakui, diatas kelemahan dan kekurangan, penobatan ini akan memaksa pihaknya untuk bekerja keras. Apalagi terkait kereta listrik yang sangat sering menjadi keluhan warga, khususnya kawasan Jabodetabek. Diapun kembali menitikberatkan pada subsidi negara yang kecil.
"Kelemahan atau kerurangan KAI juga masih banyak, terutama dalam pelayanan kereta listrik, walaupun memang kereta listrik itu subsidi dari negara itu sangat kecil," paparnya.
Beberapa hal diyakininya akan ada peningkatan, seperti kapasitas stasiun, elektronik tiket, sterilisasi, elektronik gate, dan penambahan kereta. "Nambah kereta itu setahun sekira 20-25 persen dari jumlah KRL di tahun sebelumnya, jadi akan nambah terus," tambah Jonan.
Jonan menjelaskan, operasional kereta saat ini ada 608 unit. 2013 ditargetkan 750 unit dan menuju tahun 2018 akan dicapai pengadaan kereta sebanyak 1500 unit. Menurutnya akan cukup layak untuk menghadapi situasi pagi dan sore hari.
"Memang angkutannya penuh pasti penuh, kalau pagi dan sore pasti penuh. Tapi yang penting itu kita berusaha mengurangi accident," pungkasnya.
Seperti yang diketahui, KAI mendapatkan predikat tersebut setelah merebut empat penghargaan utama dan menyisihkan 54 BUMN lainnya. "Kami dinobatkan, tantangan yang besar," ungkap Jonan setelah mendapatkan penghargaan di Hotel Four Season, Jakarta, Kamis (6/12/2012) malam.
Jonan mengakui, diatas kelemahan dan kekurangan, penobatan ini akan memaksa pihaknya untuk bekerja keras. Apalagi terkait kereta listrik yang sangat sering menjadi keluhan warga, khususnya kawasan Jabodetabek. Diapun kembali menitikberatkan pada subsidi negara yang kecil.
"Kelemahan atau kerurangan KAI juga masih banyak, terutama dalam pelayanan kereta listrik, walaupun memang kereta listrik itu subsidi dari negara itu sangat kecil," paparnya.
Beberapa hal diyakininya akan ada peningkatan, seperti kapasitas stasiun, elektronik tiket, sterilisasi, elektronik gate, dan penambahan kereta. "Nambah kereta itu setahun sekira 20-25 persen dari jumlah KRL di tahun sebelumnya, jadi akan nambah terus," tambah Jonan.
Jonan menjelaskan, operasional kereta saat ini ada 608 unit. 2013 ditargetkan 750 unit dan menuju tahun 2018 akan dicapai pengadaan kereta sebanyak 1500 unit. Menurutnya akan cukup layak untuk menghadapi situasi pagi dan sore hari.
"Memang angkutannya penuh pasti penuh, kalau pagi dan sore pasti penuh. Tapi yang penting itu kita berusaha mengurangi accident," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :