Kuota impor daging 2013 akan dikaji ulang
Jum'at, 07 Desember 2012 - 15:24 WIB
Kuota impor daging 2013 akan dikaji ulang
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah berencana akan mengevaluasi kembali kuota impor daging sapi 2013 Senin 10 Desember 2012 mendatang, yang sebelumnya telah ditetapkan sebanyak 80 ribu ton.
Pasalnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) meragukan jumlah tersebut akan mencukupi kebutuhan daging sapi tahun depan. Dikhawatirkan, krisis daging sapi yang terjadi di penghujung 2012 ini akan terulang pada 2013.
"Itu yang akan dibicarakan (kuota impor daging sapi), apakah dipercepat suplai dalam negeri, belum tentu impor. Itu bagaimana pemasukan-pemasukan, ya kalau tidak (terpenuhi) ya akan impor. Rencanaya Senin besok," tutur Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri Bachrul Chairi di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (7/12/2012).
Bachrul menambahkan, salah satu komponen yang luput dari perhitungan kebutuhan daging sapi, lanjut dia, adalah konsumsi dari para ekspatriat dan turis asing yang datang ke Indonesia. Karena itu, pihaknya akan memasukan kekurangan ini dalam revisi kuota daging sapi 2013 yang segera akan dibahas.
Selain itu, masih kurang mendukungnya infrastruktur di dalam negeri yang menggangu kelancaran distribusi daging sapi juga akan dipertimbangkan. "Barangkali justru di dalam negerinya kurang lancar, mesti dilihat," pungkasnya.
Pasalnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) meragukan jumlah tersebut akan mencukupi kebutuhan daging sapi tahun depan. Dikhawatirkan, krisis daging sapi yang terjadi di penghujung 2012 ini akan terulang pada 2013.
"Itu yang akan dibicarakan (kuota impor daging sapi), apakah dipercepat suplai dalam negeri, belum tentu impor. Itu bagaimana pemasukan-pemasukan, ya kalau tidak (terpenuhi) ya akan impor. Rencanaya Senin besok," tutur Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri Bachrul Chairi di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (7/12/2012).
Bachrul menambahkan, salah satu komponen yang luput dari perhitungan kebutuhan daging sapi, lanjut dia, adalah konsumsi dari para ekspatriat dan turis asing yang datang ke Indonesia. Karena itu, pihaknya akan memasukan kekurangan ini dalam revisi kuota daging sapi 2013 yang segera akan dibahas.
Selain itu, masih kurang mendukungnya infrastruktur di dalam negeri yang menggangu kelancaran distribusi daging sapi juga akan dipertimbangkan. "Barangkali justru di dalam negerinya kurang lancar, mesti dilihat," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :