Kelola geothermal, Indonesia berguru ke Selandia Baru
Jum'at, 07 Desember 2012 - 18:45 WIB
Kelola geothermal, Indonesia berguru ke Selandia Baru
A
A
A
Sindonews.com - Selandia Baru mempererat hubungan kerja sama dengan Indonesia melalui penandatanganan kesepakatan antara University of Auckland dengan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) untuk memberikan program pengembangan profesional bagi para insinyur panas bumi (geothermal).
Komisioner Perdagangan Selandia Baru di Indonesia, Tim Anderson mengatakan bahwa kerja sama ini mencerminkan hubungan yang semakin erat antar kedua negara di bidang panas bumi.
“Kerja sama baru ini mencerminkan bahwa para ahli energi Indonesia mempercayai Selandia Baru sebagai tempat terbaik untuk melakukan pelatihan dan memperdalam pengetahuan tentang panas bumi," ujar Tim Anderson dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (7/12/2012).
Melalui kerja sama ini, University of Auckland akan memberikan berbagai program pelatihan dan pendidikan termasuk Postgraduate Certificate untuk Teknologi Energi Panas Bumi (Geothermal Energy Technology) di Selandia Baru.
Program sertifikasi berbasis Selandia Baru ini akan dijalankan untuk minimal 15 peserta per tahun dari Pertamina Geothermal Energy University of Auckland juga akan mengadakan sesi pelatihan singkat tentang panas bumi di Indonesia termasuk program coaching dan mentoring.
Sebelumnya, pada bulan April lalu, pemerintah Selandia Baru menandatangani kerja sama bilateral dengan pemerintah Indonesia untuk mendukung rencana pengembangan program energi panas bumi dengan kapasitas 4 gigawatts (GW) pada 2015.
Pertamina Geothermal Energy yang didirikan pada tahun 2006 sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero), perusahaan BUMN terbesar di Indonesia yang meraih pendapatan senilai USD70 miliar pada 2011.
Komisioner Perdagangan Selandia Baru di Indonesia, Tim Anderson mengatakan bahwa kerja sama ini mencerminkan hubungan yang semakin erat antar kedua negara di bidang panas bumi.
“Kerja sama baru ini mencerminkan bahwa para ahli energi Indonesia mempercayai Selandia Baru sebagai tempat terbaik untuk melakukan pelatihan dan memperdalam pengetahuan tentang panas bumi," ujar Tim Anderson dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (7/12/2012).
Melalui kerja sama ini, University of Auckland akan memberikan berbagai program pelatihan dan pendidikan termasuk Postgraduate Certificate untuk Teknologi Energi Panas Bumi (Geothermal Energy Technology) di Selandia Baru.
Program sertifikasi berbasis Selandia Baru ini akan dijalankan untuk minimal 15 peserta per tahun dari Pertamina Geothermal Energy University of Auckland juga akan mengadakan sesi pelatihan singkat tentang panas bumi di Indonesia termasuk program coaching dan mentoring.
Sebelumnya, pada bulan April lalu, pemerintah Selandia Baru menandatangani kerja sama bilateral dengan pemerintah Indonesia untuk mendukung rencana pengembangan program energi panas bumi dengan kapasitas 4 gigawatts (GW) pada 2015.
Pertamina Geothermal Energy yang didirikan pada tahun 2006 sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero), perusahaan BUMN terbesar di Indonesia yang meraih pendapatan senilai USD70 miliar pada 2011.
(gpr)
Lihat Juga :