Disuruh Dahlan, Pertamina bikin charger mobil listrik
Minggu, 09 Desember 2012 - 16:26 WIB
Disuruh Dahlan, Pertamina bikin charger mobil listrik
A
A
A
Sindonews.com - PT Pertamina (persero) mengikuti langkah PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) persero dalam menyediakan infrastruktur untuk mobil listrik. Alat ini dinamakan Electric Vehicle Charging Stasion (EVCS).
Direktur Pemasaran dan Niaga Hanung Budya menyatakan langkah ini merupakan tugas langsung dari Menteri BUMN Dahlan Iskan dalam mempercepat transportasi masa depan dan meninggalkan Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Kita diminta langsung oleh Pak Mentri, jadi kita langsung bikin aja," kata Hanung pada acara soft launching EVCS yang seiring dengan HUT Pertamina Sobat Bumi ke-55 di Senayan, Jakarta, Minggu (9/12/2012).
Unit ini baru hanya tersedia di kantor pusat Pertamina dengan jenis Siemens Siplus ECC8000 Electrical Vehicle Terminal Charging. Satu kali pengisian battery akan tahan selama empat jam untuk jenis mobil listrik city car dengan jarak tempuh hingga 160 km.
"Sekarang ini karena masih pilot project jadi gratis sampai batas waktu yang tertentu. Jadi boleh isi sepuasnya," jelasnya.
Investasi, lanjut Hanung, satu unit bernilai Rp600 juta. Dirinya belum dapat memproyeksi secara detail langkah-langkah yang akan dilakukan Pertamina. Namun, jika dimungkinkan nantinya di setiap SPBU akan tersedia peralatan ini.
"Jadi kita akan evaluasi terus di beberapa waktu, juga akan kerjasama juga dengan berbagai industri, pemerintah dan pihak lainnya," pungkasnya.
Direktur Pemasaran dan Niaga Hanung Budya menyatakan langkah ini merupakan tugas langsung dari Menteri BUMN Dahlan Iskan dalam mempercepat transportasi masa depan dan meninggalkan Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Kita diminta langsung oleh Pak Mentri, jadi kita langsung bikin aja," kata Hanung pada acara soft launching EVCS yang seiring dengan HUT Pertamina Sobat Bumi ke-55 di Senayan, Jakarta, Minggu (9/12/2012).
Unit ini baru hanya tersedia di kantor pusat Pertamina dengan jenis Siemens Siplus ECC8000 Electrical Vehicle Terminal Charging. Satu kali pengisian battery akan tahan selama empat jam untuk jenis mobil listrik city car dengan jarak tempuh hingga 160 km.
"Sekarang ini karena masih pilot project jadi gratis sampai batas waktu yang tertentu. Jadi boleh isi sepuasnya," jelasnya.
Investasi, lanjut Hanung, satu unit bernilai Rp600 juta. Dirinya belum dapat memproyeksi secara detail langkah-langkah yang akan dilakukan Pertamina. Namun, jika dimungkinkan nantinya di setiap SPBU akan tersedia peralatan ini.
"Jadi kita akan evaluasi terus di beberapa waktu, juga akan kerjasama juga dengan berbagai industri, pemerintah dan pihak lainnya," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :