Penghapusan investasi BRAU di Chateau dinilai ganjil

Senin, 10 Desember 2012 - 12:27 WIB
Penghapusan investasi...
Penghapusan investasi BRAU di Chateau dinilai ganjil
A A A
Sindonews.com - Penjelasan PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) mengenai penghapusan nilai buku investasi di Chateau Asset Management dinilai banyak keganjilan. Investasi senilai USD75 juta tersebut mayoritas berada di wilayah "abu-abu" aturan akuntansi investasi.

Pernyataan tersebut, salah satunya datang dari analis pertambangan BNI Securities Thendra Crisnanda. Dia mengatakan, terdapat keanehan dalam kebijakan BRAU tersebut. Hal pertama yang dia soroti ialah keganjilan grup Chateau yang berada di Caymand Islands.

Lokasi tersebut sudah cukup dikenal sebagai lokasi perusahaan tidak jelas untuk memutar uang di Indonesia, yang acapkali juga dimiliki oleh orang Indonesia. Bahkan, dalam struktur pembiayaan BRAU juga terdapat beberapa perusahaan yang tidak jelas.

"Ada beberapa perusahaan yang meragukan tercatat di buku pembiayaan sejak 2010," ujarnya saat dihubungi, Senin (10/12/2012).

Thendra juga menilai, adanya kejanggalan lainnya yang tidak sesuai dengan aturan PSAK No 13 tentang Akuntansi Investasi. Hal ini terlihat dari penurunan nilai investasi yang harus berdasarkan harga pasar atau harga perolehan terendah. Bahkan peralihan notes (surat utang) menjadi saham harusnya berdasarkan penilaian kembali, sedangkan BRAU tidak melakukan hal tersebut.

Dia juga meragukan keberadaan tiga penjamin aset (underlying assets) yang berhubungan dengan pertambangan. Ketiganya disebut menjadi tempat investasi dana USD75 juta itu. Seharusnya disana masih terdapat nilai pasar, sekalipun ada penurunan yang signifikan.

Dan terakhir, menurutnya, dalam PSAK No 13 disebutkan bahwa penurunan nilai tercatat dapat dipulihkan, jika terdapat kenaikan nilai investasi. Namun, pemulihan tersebut tidak boleh menyebabkan nilai investasi melebihi original cost.

Hal ini menurutnya bisa membuat BRAU berpotensi mencatatkan kinerja positif, tapi bukan dari kegiatan operasionalnya. Sebaliknya, keuntungan justru didapatkan dari aktivitas investasi Chateau, yang dapat menjadi kebohongan publik.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Resmikan Head Office...
Resmikan Head Office PT MNC Energy Investments Tbk, Ini Pesan Khusus dari HT
PT Pertamina Geothermal...
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Resmi IPO
MNC Energy Investments...
MNC Energy Investments Targetkan Seluruh Tambang Raih Proper Biru di 2026
MNC Energy Investments...
MNC Energy Investments dan KPP Mining Jalin Kerja Sama Jasa Pertambangan Batubara Senilai Rp5 T
Boy Thohir Menjaga Performa...
Boy Thohir Menjaga Performa Bisnis Adaro di Tengah Pandemi
Makin Gencar Ekspansi,...
Makin Gencar Ekspansi, IATA Akuisisi Perusahaan Migas di Papua Barat
Berita Terkini
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
42 menit yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
53 menit yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
54 menit yang lalu
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
2 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved