Sucorinvest targetkan AUM produk baru Rp100 M

Senin, 10 Desember 2012 - 16:51 WIB
Sucorinvest targetkan...
Sucorinvest targetkan AUM produk baru Rp100 M
A A A
Sindonews.com - PT Sucorinvest Asset Management luncurkan produk reksa dana pendapatan tetap berbasis Surat Utang Negara (SUN) bernama Sucorinvest Government Bond Fund. Produk teranyar ini ditargetkan bisa meraup dana kelolaan (asset under management/AUM) hingga Rp100 miliar pada 2013.

Direktur Sucorinvest Christian Hermawan mengatakan, reksa dana berbasis surat utang ini ditujukan sebagai alternatif pilihan reksa dana kepada investor. "Reksadana ini mayoritas terdiri dari SUN," ujar Christian saat paparan publik di Jakarta, Senin (10/12/2012).

Dia memaparkan, sekitar 80 persen akan dialokasikan ke surat bendahara negara dan 20 persen di utang badan usaha milik negara (BUMN) dan pasar uang. BUMN yang dipilih akan mempertimbangkan stabilitas dan likuiditas. Selama masih likuid, maka akan menjadi pertimbangan perseroan untuk masuk dalam reksa dana tetapnya.

Menurut Christian, imbal hasil (return) yang diberikan masih cukup menarik karena lebih tinggi dibandingkan deposito, sehingga mempunyai prospek yang cukup besar. "Kami proyeksikan reksa dana ini mencapai 6-7 persen per tahun, sedangkan imbal hasil deposito hanya mencapai 5-6 persen per tahunnya," katanya.

Untuk produk ini, perseroan membidik investor muda yang memiliki potensi imbal resiko rendah, sehingga akan menggenjot investor pemula. Sementara itu, perseroan menunjuk Deutsche Bank sebagai Bank Kustodian.

Dia menandaskan, produk reksa dana berbasis SUN, dan BUMN ini sudah terhindar dari resiko politik, liabilitas, resiko wanprestasi dan resiko pembubaran. Hal ini dilihat dari kondisi makro yang terus tumbuh.

Meskipun peringkat utang turun dan yield masih cukup menarik dan cenderung stabil, sehingga akan menarik bagi investor pemula. "Dana tambahan minimumnya sebesar Rp250.000 per 1.000 unit," tambahnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
41 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
57 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved