Kualitas & kemasan produk, tantangan ekspor ke AS
Senin, 10 Desember 2012 - 19:36 WIB
Kualitas & kemasan produk, tantangan ekspor ke AS
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jabar Yedi Karyedi menilai, peluang pengusaha muda asal Jabar untuk melakukan ekspor ke Amerika Serikat (AS) terbuka. Walaupun, ekonomi AS dibayang-bayangi ketidakpastian, tapi Indonesia bisa menggarap ekspor produk lain.
Saat ini, tantangan produk Indonesia agar bisa menembus AS yaitu meningkatkan kualitas dan kemasan produk. “Kualitas harus ditingkatkan agar bisa merambah pasar luar tapi juga tidak melupakan pasar lokal,” katanya di sela-sela diskusi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jabar di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Senin (10/12/2012).
Mutu produk, lanjut Yedi menjadi keharusan apabila ingin tembus ekspor. Menurut dia, pengusaha muda asal Jabar yang sudah menjual produknya ke AS, menurut Yedi masih di bawah 10 persen.
Produk yang masuk ke AS menurutnya masih didominasi oleh produk furniture dan kerajinan. Hipmi Jabar sendiri ke depan akan menjalin sejumlah kerjasama dagang dengan AICC.
Sebelumnya, Presiden American Indonesian Chamber of Commerce (AICC) Wayne Forrest mengatakan, Indonesia bisa mengekspor produk lainnya ke Amerika Serikat (AS) dari produk yang selama ini telah berjalan.
"2013 Pemerintah AS kembali akan menggelontorkan budget untuk krisis. Dana tersebut, diharapkan bisa menggerakkan ekonomi di AS," jelas Wayne Forrest di acara yang sama.
Saat ini, tantangan produk Indonesia agar bisa menembus AS yaitu meningkatkan kualitas dan kemasan produk. “Kualitas harus ditingkatkan agar bisa merambah pasar luar tapi juga tidak melupakan pasar lokal,” katanya di sela-sela diskusi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jabar di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Senin (10/12/2012).
Mutu produk, lanjut Yedi menjadi keharusan apabila ingin tembus ekspor. Menurut dia, pengusaha muda asal Jabar yang sudah menjual produknya ke AS, menurut Yedi masih di bawah 10 persen.
Produk yang masuk ke AS menurutnya masih didominasi oleh produk furniture dan kerajinan. Hipmi Jabar sendiri ke depan akan menjalin sejumlah kerjasama dagang dengan AICC.
Sebelumnya, Presiden American Indonesian Chamber of Commerce (AICC) Wayne Forrest mengatakan, Indonesia bisa mengekspor produk lainnya ke Amerika Serikat (AS) dari produk yang selama ini telah berjalan.
"2013 Pemerintah AS kembali akan menggelontorkan budget untuk krisis. Dana tersebut, diharapkan bisa menggerakkan ekonomi di AS," jelas Wayne Forrest di acara yang sama.
(gpr)
Lihat Juga :