Hatta : Porsi subsidi MRT mengacu kondisi 2017

Jum'at, 14 Desember 2012 - 16:18 WIB
Hatta : Porsi subsidi...
Hatta : Porsi subsidi MRT mengacu kondisi 2017
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, beban dari pembiayaan proyek mass rapid transit (MRT) akan terlihat pada tahun 2017 mendatang. Jadi subsidi yang akan diberikan juga harus mengacu pada kondisi saat itu, dimana pada lima tahun mendatang diperkirakan transportasi Ibu Kota ini akan selesai.

"Sehingga porsi-porsi subsidi nanti kita tata mengacu pada kondisi 2017," ungkap Hatta kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Jumat (14/12/2012).

Menurut dia, kondisi tahun 2017 akan menjadi pertimbangan, seperti misalnya peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dimungkinkan akan naik dua kali lipat. Kemudian, semakin besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta daya beli masyarakat sebagai konsumen akan tetap tinggi.

"Jadi, kita juga harus realistis," tegas Hatta.

MRT saat ini masih diributkan dengan persoalan komposisi pembiayaan antara pemerintah pusat dan DKI Jakarta. Pihak daerah yang merasa bebannya lebih berat meminta kepada pemerintah pusat untuk mengubah komposisi pembiayaan menjadi 30 persen untuk daerah dan 70 persen untuk pusat.

Hatta menilai, permintaan itu bisa saja disetujui, namun setelah melakukan pembahasan dengan sejumlah pihak terkait, seperti Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan dan Bappenas serta Gubernur DKI Jakarta. "Semua itu kan bisa terbuka," ucapnya.

Melihat kondisi DKI Jakarta yang makin parah, Hatta menekankan pentingnya MRT, namun dengan menggunakan subsidi pemerintah pusat. "Tapi ingat ada warga DKI dan warga non-DKI di sini. Jangan dipisah dan jangan menganggap itu untuk Jakarta saja," ujar Hatta.

Agenda pembahasan MRT harusnya berlangsung pekan ini. Hatta menyatakan, padatnya jadwal menjadi penyebab pembahasan ini kembali molor. Dia mengagendakan rapat pembahasan MRT dilakukan pada Selasa pekan depan (18/12/2012). "Jadi, saya minta ditunda ke hari Selasa," tandasnya
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyek MRT Jakarta Ditargetkan...
Proyek MRT Jakarta Ditargetkan Tuntas di 2028, Intip Progresnya
13 Tahun Tiang Pancang...
13 Tahun Tiang Pancang Jakarta Monorel Mangkrak
Terbang ke Jepang, Menhub...
Terbang ke Jepang, Menhub Nego Harga Proyek MRT
Stasiun Thamrin Bakal...
Stasiun Thamrin Bakal Jadi Stasiun MRT Terpanjang, Begini Penampakannya
Proyek MRT di Rawamangun...
Proyek MRT di Rawamangun Kebakaran
Pengerjaan MRT Fase...
Pengerjaan MRT Fase II, JPO Bank Indonesia Mulai Dibongkar
Berita Terkini
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
35 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
Infografis
Pembatasan BBM Subsidi,...
Pembatasan BBM Subsidi, Ojol: Pendapatan Pahit, Pengeluaran Buncit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved