ESSA ubah alokasi dana IPO

Jum'at, 14 Desember 2012 - 16:25 WIB
ESSA ubah alokasi dana...
ESSA ubah alokasi dana IPO
A A A
Sindonews.com - PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) mengubah alokasi dana hasil penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) dari sebelumnya untuk mendanai pengembangan pabrik liquefied petroleum gas (LPG) dan pembayaran utang kepada Bank UOB Indonesia menjadi untuk pengembangan anak usahanya, yakni PT Panca Amara Utama (PAU).

Corporate Secretary & Head of Investor Relations ESSA Kanishk Laroya mengatakan, perubahan alokasi dana hasil IPO tersebut seiring diperolehnya kesepakatan harga pasokan gas PAU dari joint operating body Pertamina Medco Tomori Sulawesi selaku pemasok gas ke PAU.

"PAU telah memperoleh kabar dari joint operating body Pertamina Medco Tomori Sulawesi bahwa harga pasokan gas PAU telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/12/2012).

Persetujuan harga pasokan gas merupakan langkah untuk mendapatkan persetujuan akhir dari SK Migas atas pokok perjanjian jual beli gas yang disepakati antara joint operating body Pertamina Medco Tomori Sulawesi dengan PAU.

Disamping itu, PAU juga telah menunjuk kontraktor EPC dari Jepang untuk membangun pabrik amoniak dengan skema turn-key. Seperti diketahui, emiten yang bergerak di bidang pemurnian dan pengelohan gas bumi untuk menghasilkan LPG dan kondesat, ini melakukan pencatatan saham perdana di Bursa pada 1 Februari 2012.

Pada saat itu, perseroan melepas sekitar 25 persen sahamnya atau setara 250 juta lembar saham ke publik pada harga Rp610 per lembar. Adapun, dana yang diperoleh perseroan dari gelaran IPO tersebut mencapai Rp152,5 miliar. Dana tersebut awalnya akan digunakan sekitar 75 persen untuk pengembangan kilang dan sisanya sebanyak 25 persen untuk membayar utang kepada Bank UOB Indonesia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pamit dari Komisaris...
Pamit dari Komisaris MDKA, Boy Thohir Borong 783,04 Juta Saham Surya Esa Perkasa
Selain Berubah Nama,...
Selain Berubah Nama, PT ESSA Industries Indonesia Tbk Kenalkan Sususan Direksi dan Komisaris Baru
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Penggagas Indonesia...
Penggagas Indonesia Terang Jalin Kerja Sama dengan Golf Sentul City
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Beri Cek Kosong, Dirut...
Beri Cek Kosong, Dirut PT Darmi Bersaudara Tbk Dipolisikan
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
3 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
3 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
4 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
4 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
4 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
5 jam yang lalu
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved